SIGLI – Pemerintah Kabupaten Pidie menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Sinergitas TNI, Polri, Satpol PP-WH dan Stakeholder dalam menciptakan situasi kondusif pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Di Pidie, ada beberapa venue PON XXI Aceh-Sumut. Terkait Pilkada 2024, di kabupaten ini akan digelar Pemilihan Gubernur/Wagub Aceh dan Bupati/Wabup Pidie.
Pengamanan untuk menciptakan situasi kondusif pada kedua event itulah dibahas dalam diskusi melibatkan TNI, Polri, Satpol PP-WH dan stakeholder terkait, di Oproom Kantor Bupati Pidie, Selasa, 30 Juli 2024.
FGD itu dibuka Asisten II Sekda Pidie, Tarmizi mewakili Pj. Bupati, dihadiri Dir. Binmas Polda Aceh, Kombes Pol. Sugeng Hadi Sutrisno, unsur Forkopimda Pidie, dan Kasatpol PP-WH.
Tarmizi dalam sambutannya mengatakan Pemkab Pidie mengapresiasi penyelenggaraan FGD ini dengan tujuan memperkuat kekompakan dan bersinergi untuk mengamankan event olahraga nasional dan Pilkada.
“Pemerintah Kabupaten Pidie menyambut baik dan mendukung setiap kegiatan yang bermanfaat ini demi terbangunnya sinergitas yang solid antara TNI, Polri, Satpol PP dan stakeholder di jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie,” kata Tarmizi.
Event olahraga terbesar di Indonesia PON XXI Aceh-Sumut akan digelar pada September 2024. Sedangkan Pilkada serentak 2024 yang akan berlangsung November. Kedua event besar nasional ini, kata Tarmizi, menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah daerah, TNI, Polri, Satpol PP dan stakeholder serta seluruh komponen masyarakat Aceh khususnya Kabupaten Pidie untuk saling bahu membahu agar berjalan sukses demi nama baik daerah.
Dir. Binmas Polda Aceh, Kombes Sugeng Hadi Sutrisno, menyampaikan PON XXI Aceh-Sumut adalah event besar yang akan dihadapi. Aceh yang sudah ditunjuk sebagai tuan rumah, tentunya harus mampu menampilkan daerah ini aman, ramah, dan damai.
“Kita harus mampu menjaga nama baik Aceh, serta menampilkan budaya Aceh yang positif. Dengan adanya PON XXI Aceh-Sumut ini juga dapat meningkatkan perekonomian melalui UMKM masyarakat Aceh,” kata Sugeng.
Dia mengajak semua elemen masyarakat untuk sama-sama memberi rasa aman kepada tamu yang datang.[](Zamahsari)





