LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe meniadakan pelaksanaan pawai keliling saat malam takbiran menyambut Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. Hal itu untuk mencegah kerumuman warga yang dapat mempercepat penularan Covid-19.
Pemkot Lhoksumawe juga melarang masyarakat mengadakan pawai keliling. Larangan itu disampaikan dalam Surat Edaran Wali Kota Lhokseumawe Nomor: 100/677/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Takbiran dalam rangka Menyambut Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah di Wilayah Kota Lhokseumawe, tertanggal 3 Mei 2021.
Kabag Humas Pemkot Lhokseumawe, Marzuki, mengatakan dalam surat edaran itu disebutkan bahwa tidak mengumpulkan massa untuk melakukan pawai takbiran keliling, baik dengan kenderaan maupun berjalan kaki di lorong-lorong dan jalan raya. Namun, untuk menyemarakkan takbir itu dapat dilaksanakan di masjid maupun meunasah (surau) dan musala oleh pengurus takmir dengan menerapkan protokol kesehatan. Juga dapat dilakukan melalui media elektronik dan media digital lainnya.
“Surat edaran ini telah disebarkan ke setiap kecamatan di Kota Lhokseumawe melalui Camat masing-masing, yang kemudian diteruskan ke seluruh desa. Kita berharap masyarakat dapat memahami dan memaklumi mengingat kondisi di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini,” ujar Marzuki kepada portalsatu.com/, Sabtu, 8 Mei 2021.
“Jadi, umat Islam, warga Lhokseumawe memang perlu menggemakan takbir, tahmid dan tahlil saat malam Idulfitri sebagai tanda syukur sekaligus mendoakan agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Namun, tidak dilakukan melalui pawai keliling, karena takbiran itu juga bisa dilaksanakan di tempat ibadah,” tambah Marzuki.
Marzuki mengakui biasanya setiap malam lebaran selalu ramai warga di kawasan pusat kota, dan terkadang masyarakat malakukan takbir keliling menggunakan kederaan, meskipun hal itu sudah tidak diperbolehkan untuk mencegah kerumunan. Akan tetapi nantinya ada pihak keamanan akan memantau di lapangan. Saat ini sudah didirikan satu pos keamanan di depan Masjid Islamic Center Lhokseumawe untuk melakukan pengamanan sampai malam lebaran.
“Nantinya petugas perbatasan atau cek poin akan mencegah takbir keliling dari luar kota agar tidak masuk ke wilayah Kota Lhokseumawe,” ucap Marzuki.[]




