25.5 C
Banda Aceh
Jumat, Desember 2, 2022

Penembakan Burak di Aceh Utara: Polisi Amankan Tiga Tersangka, Ini Pengakuan AJ

LHOKSUKON – Tim Satuan Reskrim Polres Aceh Utara ternyata mengamankan tiga tersangka dalam kasus penembakan yang menewaskan M. Yusuf alias Burak, mantan kombatan GAM di Aceh Utara. Selain AJ yang ditangkap di Simpang Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, polisi juga mengamankan tersangka AM dan FA.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Riza Faisal, melalui Kasat Reskrim, Iptu Noca Tryananto, saat konferensi pers, Jumat, 4 Maret 2022, menjelaskan mulanya petugas mendapatkan informasi bahwa ada seorang warga menjadi korban penembakan atas nama M. Yusuf (45) alias Burak di Gampong Alue Ngom, Kecamatan Nibong, Aceh Utara, Selasa, 1 Maret 2022, siang.

Tim Satreskrim Polres Aceh Utara langsung menuju lokasi kejadian dan menggali informasi dari warga setempat. Sejumlah saksi dimintai keterangan, termasuk keuchik Gampong Alue Ngom dan istri korban, hingga warga yang melihat kejadian itu.

“Kita juga mengamankan tersangka AM yang merupakan abang kandung dari pelaku utama AJ. AM diamankan sejak 2 Maret 2022, sekitar pukul 22.30 WIB, di rumahnya, Gampong Alue Ngom. Setelah kami melakukan pengembangan, didapati tersangka ketiga, FA, sebagai pemilik senapan angin yang digunakan AJ. FA ditangkap pada 3 Maret 2022 sekitar pukul 16.30 WIB di rumahnya desa yang sama,” kata Noca Tryananto.

Noca mengungkapkan tersangka utama AJ melakukan penembakan tersebut atas bantuan dari tersangka FA. Sebab, senapan angin yang digunakan AJ milik FA. Setelah melakukan aksinya, kata Noca, tersangka AJ mencoba melarikan diri. Polisi mengetahui hal itu dari AM, abang kandung AJ.

“Karena usai kejadian itu tersangka AM langsung memberikan baju serta uang kurang lebih senilai Rp2 juta kepada adiknya, tersangka AJ. Kalau istilahnya AJ tersebut untuk mengamankan diri ke tempat lain sampai suasana kondusif. Alhamdulillah, hasil kerja keras kita semua maka tersangka AJ berhasil ditangkap di Simpang Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Kamis, 3 Maret 2022,” ujar Noca.

Menurut Noca, sekarang kasus itu masih dalam proses penyidikan lebih lanjut. Hasil penyidikan sementara, diketahui motif penembakan itu dilatarbelakangi unsur sakit hati tersangka AJ kepada korban. Pasalnya, korban sempat berupaya melakukan penganiayaan terhadap AM. “Artinya, tersangka AJ selaku adik dari AM merasa tidak bisa membiarkan hal tersebut, dan si korban ini bisa dikatakan dengan bahasanya adalah preman setempat,” ungkapnya.

“Hasil penyidikan sementara diketahui bahwa aksi tersangka AJ itu memang sudah direncanakan beberapa hari sebelumnya,” tambah Noca.

Noca menyebut tersangka AJ dikenakan Pasal 340 juncto (jo) Pasal 338 jo Pasal 354 KUHP jo Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara sampai hukuman mati, karena mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Sedangkan tersangka AM dijerat Pasal 340 jo Pasal 338 jo Pasal 354, Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Tersangka FA, kata Noca, dikenakan Pasal 340 jo Pasal 338 jo Pasal 354 KUHP jo Pasal 56 jo UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara sampai hukuman mati, karena ia sebagai pemilik senapan angin yang digunakan tersangka AJ untuk melakukan penembakan hingga menewaskan korban.

(AJ, tersangka utama kasus penembakan M. Yusuf alias Burak, memberi keterangan kepada wartawan saat Polres Aceh Utara menggelar konferensi pers, Jumat, 4 Maret 2022. Foto: Fazil)

Sementara itu, tersangka AJ kepada para wartawan mengatakan aksi itu dia lakukan karena merasa sakit hati terhadap korban. Sebab, sebelumnya korban pernah mengancam akan memperkosa ibu kandung AJ dan mengancam membakar rumah mereka.

“Setiap malam (korban) datang dari belakang rumah saya dengan membawa lembing. Saya pun tidak tahu kenapa alasan dia meminta (mengancam) membakar rumah saya. Tapi pertamanya korban ada memukul abang saya, ibu saya pun diminta perkosa dan rumah diminta bakar. Jadi, saya menjadi marah, sakit hati, karena tidak dihargai keuarga saya,” ujar AJ.

“Tapi saya tidak ada tujuan untuk tembak mati. Itu secara kebetulan terkena (peluru senapan angin) di kepalanya (korban). Sebelumnya memang saya pernah menggunakan senapan angin itu untuk menembak babi. Senjata itu bukan milik saya,” tambah AJ.[]

 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Berikan Bonus Atlet Peraih Medali Popda Aceh Barat, Ini Harapan Pj Bupati Pidie

SIGLI - Sebanyak 40 atlet dan pelatih Pidie peraih medali di Pekan Olahraga Pelajar...

PN Lhoksukon Tolak Praperadilan Tersangka Kasus Monumen Samudra Pasai

ACEH UTARA - Pengadilan Negeri Lhoksukon memutuskan menolak permohonan praperadilan yang diajukan kuasa hukum...

Urang Tue dan Camat Terangun Usulkan Pj Pengulu Tongra dan Garut, Ini Namanya

BLANGKEJEREN - Urang Tue dan Camat Terangun, Kabupaten Gayo Lues, mengusulkan nama Pj. Pengulu...

Tingkatkan Pemberdayaan UMKM, PT PIM Raih Penghargaan dari Pupuk Indonesia

SURABAYA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memperoleh penghargaan kontribusi peningkatan pemberdayaan Usaha Mikro...

Hari Ketiga Pekan Imunisasi Polio di Pidie Capai 47 Ribu Lebih, Ini Kecamatan Tertinggi

SIGLI - Hingga hari ketiga Pekan Imunisasi Polio di Kabupaten Pidie, mencapai 47.331 anak...

Pimpinan dan Anggota MPU Aceh Utara 2023-2027 Dikukuhkan, Ini Kata Pj Bupati Azwardi

LHOKSUKON - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi, AP., M.Si., menghadiri pengukuhan Ketua, Wakil Ketua,...

Pendaftar Try Out PPPK Membludak, KNPI Gayo Lues Pindahkan Lokasi

BLANGKEJEREN - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gayo Lues terpaksa memindahkan lokasi Try...

Pj Bupati Aceh Utara Lepas Kontingen 15 Cabor ke Pora Pidie

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah, melepas keberangkatan kontingen 15 cabang...

Walkot Subulussalam Janjikan Bonus Rp10 Juta Peraih Medali Emas di PORA Pidie 2022

SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E melepas keberangkatan kontingen Subulussalam...

Anggaran TPP Sampai Rp15 Miliar, Ketua DPRK Subulussalam: Laporan Kinerja Harus Real Jangan Manipulasi

SUBULUSSALAM - Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang, S. Ked mengatakan pemerintah memplotkan...

DPRK Sahkan APBK Kota Subulussalam Tahun 2023 Rp 686 Miliar

SUBULUSSALAM - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam menyetujui dan mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja...

Tim Dinas Pengairan Provinsi Turun ke Tanggul Sungai yang Rusak di Aceh Utara

LHOKSUKON - Tim Dinas Pengairan Aceh turun ke Kabupaten Aceh Utara, Ahad, 27 November...

Disiapkan Layani Atlet PORA XIV Pidie, Pj Bupati Tinjau Kesiapan Dua Rumah Sakit

SIGLI - Dua rumah sakit (RS) milik Pemerintah Kabupaten Pidie disiapkan melayani atlet dari...

Tiga Artis Aceh Penutup Parade Maestro Seudati di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Penampilan tiga artis Aceh, Jol Pase, Acun Lhok, dan Safira, menutup Parade...

Hadiri Rakornas Investasi 2022, Pj Wali Lhokseumawe Siap Ikuti Arahan Presiden

JAKARTA - Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, mengikuti pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)...

Kakanwil Kemenkumham Aceh Kunjungi Pengungsi Rohingya di Bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Drs. Meurah...

Ini Pagu Pokir Anggota DPRK Aceh Utara dan Lhokseumawe dalam RAPBK 2023

LHOKSEUMAWE – DPRK Aceh Utara dan Lhokseumawe telah menyetujui alias ketuk palu Rancangan Qanun...

Kakanwil Kemenkumham Aceh Tunjuk Efendi Plt. Kalapas Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Drs. Meurah...

MaTA: Anggaran Titipan di BRA Rp13 Miliar Penting Dilidik dan Audit

BANDA ACEH - Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) meminta aparat penegak hukum menyelidiki (lidik) pengelolaan...

Imran Paparkan Kebijakan Pengembangan Lhokseumawe, saat jadi Dosen Tamu di Universitas Indonesia

JAKARTA - Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, M.Si., MA.Cd., menjadi dosen tamu pada...