BerandaBerita Gayo LuesPimpinan DPRK Gayo Minta PDAM Jangan Dulu Berpikir Bagi Untung dengan Pemda,...

Pimpinan DPRK Gayo Minta PDAM Jangan Dulu Berpikir Bagi Untung dengan Pemda, Prioritas Ini

Populer

BLANGKEJEREN – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK)  Gayo Lues menyarankan Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM) Tirta Sejuk jangan dulu memikirkan bagi hasil deviden dengan Pemerintah Daerah. Paling penting sekarang memberikan air yang layak konsumsi kepada masyarakat hingga ke pelosok desa.

Pernyataan itu disampaikan H. Ibnu Hasim, Wakil Ketua DPRK Gayo Lues, Selasa, 1 Maret 2022, malam, menanggapi berita PDAM mendapatkan keuntungan ratusan juta pada tahun 2021.

“PDAM Tirta Sejuk adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Gayo Lues, modal BUMD PDAM adalah saham tunggal Pemkab Gayo Lues,” katanya melalui pesan WhatsApp kepada portalsatu.com.

Dalam pengelolaan PDAM Tirta Sejuk jika dalam keadaan merugi, kata Ibnu Hasim, maka Pemerintah Daerah Gayo Lues harus terus memberikan peyertaan modal sampai memperoleh keuntungan.

“Jika memang PDAM sudah mendapatkan keuntungan, maka yang menjadi prioritas adalah untuk menambah jaringan yang lebih luas dan atau meningkatkan kualitas air, ” kata mantan Bupati dua periode itu.

Kalau memang jaringan telah terpasang seratus persen memenuhi kebutuhan masyarakat dan kualitas air sudah baik, bermutu dan telah mendapatkan keuntungan, langkah selanjutnya untuk direncanakan menyisihkan keuntungan atau deviden kepada pemegang saham yaitu Pemda.

“Menurut saya, tak perlu dulu berpikir untuk bagi untung dengan Pemkab Gayo Lues, tapi lebih kepada pengembangan jaringan dan peningkatan kualitas air, karena fungsi PDAM Tirta Sejuk, bagaimana memberikan pelayanan penyediaan air minum yang layak dan sehat kepada masyarakat. Terima kasih dan selamat sukses Dinda Ali Husni,” ucap Ibnu Hasim.

Sebelumnya, dalam salah satu rapat paripurna dulu, sejumlah anggota dewan sempat mempertanyakan kenapa PDAM yang selama ini telah banyak menelan anggaran daerah tidak mampu menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).[]

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya