LHOKSEUMAWE – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, menegaskan kepada jajarannya bahwa ia tidak minta setoran terkait proyek maupun promosi jabatan. Penegasan tersebut disampaikan Imran saat Apel Gabungan Seluruh ASN dan Non-ASN Pemko Lhokseumawe, di Lapangan Hiraq, Senin, 17 Oktober 2022, pagi.
“Kalau kemarin-kemarin ada isu Pak Pj. Wali Kota minta setoran 10 persen untuk dapat proyek di Perubahan (APBK), 30 persen supaya itu dipromosikan, saya katakan itu tidak ada. Kalau ada, potret itu, foto orangnya kirim ke saya. Sekali lagi, kalau ada tolong difoto orangnya kirim kepada saya,” tegas Imran.
Pernyataan Imran disambut tepuk tangan para pegawai. Dalam rekaman video berisi pernyataan Pj Wali Kota itu yang diperoleh portalsatu.com/, terdengar suara salah seorang peserta apel gabungan menyahut, “Siap, komandan!”
“Kalau ada lagi yang menyampaikan, TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) setelah masuk ke rekening itu kembali lagi feedback untuk Pak Wali Kota, tolong foto kirim kepada saya orang yang minta itu,” tegas Imran.
“Belum cair, Pak,” ucap seorang pegawai.
Imran melanjutkan, “Termasuk juga sertifikasi untuk guru dan kepala sekolah, untuk promosi kepala sekolah, kalau ada yang minta-minta seperti itu kirim foto kepada saya”.[](red)




bongkar bongkar bongkar, pak Pj., rakyat lhokseumawe di belakang anda!!
Q Sih Senyum Aja…