Senin, Juni 24, 2024

Judi Online: Antara Frustasi...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Dosen Fakultas Syariah IAIN LhokseumawePemberitaan judi online akhir-akhir...

Hujan dan Angin Kencang,...

ACEH UTARA - Dua rumah di Dusun Dua Lampoh U, Keude Pantonlabu, Kecamatan...

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...
BerandaBerita AcehPj Wali Kota...

Pj Wali Kota Subulussalam Kick Off Intervensi Serentak Cegah Stunting, Sasar Catin, Bumil dan Balita

SUBULUSSALAM – Penjabat Wali Kota Subulussalam, Azhari, S. Ag., M.Si membuka kegiatan Kick Off Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Bumi Sada Kata dilaksanakan di Kampong Penuntungan, Kecamatan Penanggalan, Sabtu, 8 Juni 2024.

Program Gerakan Intervensi Serenatak Pencegahan Stunting tahun 2024 ini diadakan di seluruh Posyandu di Kota Subulussalam mulai 3 Juni hingga 30 Juni 2024. Kick Off Intervensi Serentak ini dihadiri Kepala DP3AKB Kota Subulussalam H. Harmaini, M.M.

Azhari mengatakan program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan pencegahan stunting di kalangan ibu hamil (bumil), bayi dan balita, hingga calon pengantin (catin).

Gerakan Intervensi ini diharapkan dapat memestikan 100 persen ibu hamil dan balita hadir di posyandu untuk menjalini berbagai pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan dimaksud, termasuk pengukuran lingkar lengan atas (Lila) untuk Ibu hamil dan penimbangan berat badan, serta pengukuran panjang tinggi badan untuk balita mengunakan alat antropometri terstandar yang terkalibirasi.

Kegaiatan ini didukung oleh surat edaran dari berbagai kementerian, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kepala BKKBN Pusat, Kementerian Desa, Pembagunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi, Serta Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Dengan program ini, diharapkan mampu menekan angka stunting di Kota Subulussalam dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan,” ucap Azhari saat Kick Off Intervensi Serentak Cegah Stunting dihadiri Plt Ketua TP PKK Kota Subulussalam, Siti Nahziah, S. Ag.

Ia mengajak seluruh camat dan pihak terkait untuk mendukung dan berkoordinasi guna mensukseskan program ini di wilayah kerja masing-masing. “Gerakan ini, resmi kita mulai guna untuk mempercepat penekanan angka stunting di Kota Subulussalam,” katanya.

Kegaiatan ini, nantinya akan diikuti oleh seluruh kampong di kota subulussalam selama satu bulan, mulai sejak 3 sampai 30 Juni 2024.

Di tempat yang sama, Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kota Subulussalam, Tarmizi, S.P., M.P. mengatakan, penurunan angka stunting di Kota Subulussalam sudah sangat positif.

“Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI), angka prevalensi berhasil menjadikan Kota Subulussalam terbaik ke-11 dari 23 kab/kota se-Provinsi Aceh, berkat keseriusan dan komitmen bersama yang dilakukan oleh semua pihak angka stunting Kota Subulussalam mengalami penurunan dari 47,9 Persen menjadi 29,6 persen,”terangnya.(ril)

 

Baca juga: