BANDA ACEH – Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 pada 5 – 15 Agustus 2018, akan diadakan di beberapa lokasi di Kota Banda Aceh. Sedangkan acara pembukaannya di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh.
Lokasi pelaksanaan PKA ke-7 di antatanya Taman Ratu Safiatuddin, Museum Aceh, Museum Tsunami, Hotel Hermes, Anjong Mon Mata, Taman Budaya, Krueng Aceh, Taman Busstanussalatin, Museum Ali Hashim, Kreueng Lamnyong, dan beberapa tempat strategis lainnya.
Pantauan portalsatu.com/, Museum Aceh tampak sedang dipersiapkan dengan berbagai dekorasi menarik di arena yang dapat dikunjungi masyarakat saat berlangsung PKA ke-7 nantinya.
Kepala UPTD Museum Aceh, Dra. Junaidah Hasnawati, mengatakan, saat ini sedang dipersiapkan tempat untuk menyukseskan PKA ke-7. Khusus di Museum Aceh ada beberapa event yang akan ditampilkan. Seperti pameran temporer seni dengan beragam hias pada kain dan perhiasan, Aceh History Expo yang terdapat sebanyak 25 komunitas dipusatkan di Gedung Edukasi Museum Aceh, dan Gedung Pusat Dokumen Informasi Aceh (PDIA) juga dimanfaatkan untuk kegiatan tersebut.
“Selain itu di bawah Rumoh Aceh ada lomba mengayun anak (peuayon aneuk), dan akan ditunjukkan beberapa benda warisan budaya misalkan mata uang kuno, naskah-naskah kuno, dan benda bersejarah lainnya,” kata Junaida kepada portalsatu.com/, Kamis, 2 Agustus 2018.
Setelah serangkaian pembukaan secara resmi di Stadion Harapan Bangsa nantinya, lanjut Junaidah, baru dibuka event ini secara serentak di beberapa lokasi pelaksanaan PKA ke-7 lainnya, termasuk Museum Aceh.
“Berbagai persiapan terus dibenahi dan bekerja secara maksimal, karena di Museum Aceh memang sering diadakan event-event serupa selain kegiatan PKA. Tentunya ini sangat positif untuk mempromosikan Aceh, pengunjung pun ke Museum Aceh selalu ramai dari berbagai daerah, terlebih saat hari libur (Sabtu-Minggu),” ujar Junaidah.
Oleh karena itu, Junaidah berharap Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 dapat berjalan lancar dan sukses, karena ini merupakan kegiatan besar. Saat ini sejumlah pekerja sedang merampungkan persiapan stan khususnya di Museum Aceh.[]



