BIREUEN – Palang Merah Indonesia Kabupaten Bireuen akan berupaya membentuk Bank Darah untuk menyediakan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ya, setelah Bapak Bupati Bireuen pulang dari Magelang, kita akan beraudiensi dan duduk bersama, untuk membahas pembentukan Bank Darah di PMI Bireuen,” kata Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra menjawab wartawan, Kamis, 27 Februari 2025, di sela-sela kegiatan donor darah di Alun-alun Kota Juang, Bireuen.
Edi Obama sapaan akrab Edi Saputra mengaku saat ini PMI Bireuen belum memiliki Bank Darah, sehingga kegiatan donor darah dilaksanakan oleh Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Fauziah.
“Untuk mewujudkan itu semua, kita sangat membutuhkan komitmen dan dukungan pemerintah daerah, karena PMI tidak bisa melaksanakan sendiri,” sebut Edi Obama.
Edi Obama menilai kehadiran Bank Darah di PMI Bireuen dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah.
Berdasarkan penelusuran portalsatu.com/, Bank Darah merupakan Unit Donor Darah (UDD) PMI yang menyediakan darah bagi masyarakat.
Kumpulkan Darah 147 Kantong
Kegiatan donor darah yang dihadiri Ketua PMI Bireuen, Edi Obama didampingi istri dilaksanakan oleh Radio Antar Penduduk Indonesia Kabupaten Bireuen dan Forum Silaturahmi Komunitas Bireuen Sedunia, di Alun-alun Kota Juang, Kamis.
Edi Obama menyatakan sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan donor darah oleh RAPI dan ASOKAYA Bireuen.
“Kita beri apresiasi setinggi-tingginya kepada RAPI dan ASOKAYA yang telah melaksanakan kegiatan donor darah dalam rangka mengantisipasi kekurangan stok darah pada bulan suci Ramadhan,” ucap Edi Obama.
Wakil Ketua I RAPI Bireuen, M. Yanis mengatakan donor darah itu dilaksanakan atas kerja sama pihaknya dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. Fauziah Bireun.
“Allhamdulilah, donor darah itu berhasil mengumpulkan 147 kantong darah,” sebut M. Yanis.
Yanis mengucapakan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang sudah berpatisipasi menyukseskan aksi sosial donor darah tersebut.[])(A.Halim)






