Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaNewsPolda Aceh Tidak...

Polda Aceh Tidak Punya Helikopter, Gubernur: Sedang Kami Usahakan

Banda Aceh – Kepolisian Daerah Aceh kekurangan sarana perlengkapan dukungan pengawasan dan pengamanan wilayah dari udara seperti helikopter.

“Helikopter yang kami punyai adalah nol, atau tidak punya sama sekali,” kata Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi di Banda Aceh, Aceh, Minggu, 28 Februari 2016.

Irjen Husein Hamidi menjelaskan hal tersebut membuat pengamanan dukungan dan pengawasan pada wilayah yang sulit terpantau dari jalur darat sering terlewatkan.

Banyak wilayah yang susah dijangkau, apalagi terkait ladang ganja sering berada di balik bukit-bukit, kata Kapolda Aceh.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan akan mengusahakan memenuhi kekurangan perlengkapan tersebut.

“Sedang kami usahakan untuk memiliki paling tidak tiga helikopter untuk mendukung keamanan,” katanya.

Ia menjelaskan sudah menyampaikan hal tersebut kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Sudah saya sampaikan, nanti mudah-mudahan segera terealisasi,” kata Gubernur Aceh.

Zaini juga berharap, dengan adanya helikopter maka memberantas ladang-ladang ganja bisa menjadi pekerjaan yang lebih mudah.

Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia menemukan ladang ganja terbesar di Indonesia seluas lebih dari 54 hektare di kawasan kaki Gunung Seulawah, Aceh.

“Ini patut diapresiasi, Polda Aceh dan jajarannya berhasil menemukan ladang ganja terbesar dan berhasil amankan satu tersangka,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Anton Charliyan ketika mengunjungi lokasi penemuan ladang ganja.

Irjen Anton Charliyan menjelaskan penemuan ini merupakan tindak lanjut, dari instruksi Presiden Joko Widodo untuk memberantas narkoba dan sejenisnya.[] Sumber: aceh.antaranews.com

Baca juga: