Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaBerita Aceh UtaraPolsek Matangkuli Timbun...

Polsek Matangkuli Timbun Jalan Rusak Parah di Simpang Parang Sikureung, Cegah Kecelakaan

ACEH UTARA – Jajaran Polsek Matangkuli bersama masyarakat menimbun jalan berlubang pada ruas jalan Simpang Parang Sikureung (IX) yang menghubungkan ke Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Penimbunan jalan yang rusak parah itu untuk mengantisipasi kecelakaan bagi pengguna kendaraan, Kamis, 8 Desember 2022.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Riza Faisal, melalui Kapolsek Matangkuli, Ipda Hendra Jamiswar, mengatakan penimbunan menggunakan tanah, pasir dan batu, karena melihat kondisi jalan rusak sangat mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Bakti sosial ini merespons aspirasi masyarakat sekitar kepada Kapolres saat pelaksanaan ‘Jumat Curhat’. Warga, menyampaikan akses jalan di Simpang Parang IX yang menghubungkan sejumlah kecamatan yakni Lhoksukon, Paya Bakong, Matangkuli, Tanah Luas, dan Nibong itu sulit dilalui serta berpotensi terjadi laka lantas.

“Sehingga Bapak Kapolres Aceh Utara memberikan petunjuk kepada kami tingkat Kapolsek. Maka kita mengajak masyarakat dan bersama-sama pihak KNPI Kecamatan Matangkuli dan merangkul pengusaha untuk melaksanakan penimbunan jalan secara swadaya. Hal ini guna mencegah terjadinya laka lantas (kecelakaan lalu lintas) dan juga mempermudah akses transportasi warga,” kata Hendra Jamiswar kepada wartawan.

Menurut Hendra, ada empat titik terparah yang dilakukan penimbunan jalan yaitu di Gampong Simpang Parang IX, Punti, Meunasah Blang, dan Meunasah Mee, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. Proses penimbunan ini ada material yang diratakan oleh personel Polsek, Koramil serta masyarakat secara bergotong-royong. Ada pula satu unit compactor untuk pemadatan material tersebut.

“Kawasan ini memang berpotensi laka lantas bagi pengguna jalan. Apalagi ketika musim penghujan dengan cepat tergenang air di jalan berlubang itu, jika tidak kita timbun maka dikhawatirkan terjadi kecelakaan bagi pengguna sepeda motor yang melintas di lokasi tersebut. Jika ada mobil yang rendah juga berpotensi mengalami kerusakan di bagian bawahnya,” ujar Hendra.

Ketua Tuha Peut Gampong Keude Matangkuli, Zulfadli Hasan, menyebut akses jalan ini mengalami kerusakan sudah sekitar lima tahun. Terlebih selama ini kawasan Matangkuli sering banjir sehingga kerusakan jalan bertambah parah.

“Bahkan di sini sering terjadi laka lantas ringan saat air tergenang pada jalan berlubang. Sejauh ini akses jalan kecamatan itu belum ada perbaikan dari pihak dinas terkait. Tapi kami belum tahu apakah jalan kawasan ini menjadi prioritas sesuai Musrenbang kabupaten sebelumnya atau bagaimana. Kita harapkan mudah-mudahan pada 2023 mendatang bisa diperbaiki karena mengingat ini merupakan jalan penghubung antarkecamatan,” ujar Zulfadli.[]

Baca juga: