BANDA ACEH – Tim Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Pekan Olaharaga Aceh (PORA) Kabupaten Aceh Besar gelar rapat koordinasi dengan seluruh cabang olahraga (cabor). Rakor itu dalam rangka evaluasi kesiapan para cabor menghadapi PORA XIII di Kota Jantho, Aceh Besar, 18-25 November 2018.
Rakor berlangsung di Aula Makodim 0101/BS, 7 September 2018 malam, dipimpin Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto, S.IP., Ketua Tim Pelatda Aceh Besar yang juga Komandan Kodim 0101/BS. Kegiatan tersebut dihadiri 22 dari 29 pengurus cabor Aceh Besar yang akan ikut PORA XIII.
Hadir dalam rakor itu Sekda Aceh Besar Drs. Iskandar, M.Si., Sekretaris Pelatda M. Ali, S.Sos., M.Si., yang juga Asisten I Setda Aceh Besar, Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Aceh Besar Yusri A. SPd., Sekretaris Umum PP PORA Teuku Dahsya K. Putra, dan para pengurus tim pelatda.
Dalam pertemuan tersebut, tim pelatda mendengarkan sejumlah masukan dan permasalahan dari cabor-cabor terkait persiapan atletnya menuju PORA. Di antaranya, terkait pengadaan peralatan olahraga yang belum tersedia, dana pembinaan terhadap para atlet belum dicairkan PP PORA, dan tempat latihan bagi cabor-cabor yang masih terkendala dengan administrasi dan dana.
Menjawab keluhan para pengurus cabor, Ketua Tim Pelatda Aceh Besar Iwan Rosandriyanto mengatakan, berdasarkan hasil komunikasi yang dilaporkan dari cabor memang masih ada beberapa pemasalahan tapi tidak terlalu fatal, hanya masalah teknis. “Malam ini sama-sama kita dengarkan dari Pak Sekda selaku Ketua PP PORA telah menyampaikan masalah anggaran. Tapi untuk keputusan finalnya akan disampaikan setelah dipaparkan di hadapan Bapak Bupati Aceh Besar lengkap dengan prestasi cabornya,” ujar Iwan.
Latihan dilakukan masing-masing cabor dalam rangka pelatda sudah berjalan tiga bulan di belakang. Pihaknya, kata Iwan, akan meningkatkan lagi dalam latihan dua bulan ke depan dengan harapan saat bertanding nanti atlet mencapai high performance-nya sehingga tidak terjadi antiklimak dan bagus pada penilaian.
Iwan menambahkan, memasuki dua minggu sebelum pertandingan, pihaknya merencanakan mengadakan latihan pembentukan karakter 3 atau 4 hari di suatu tempat. Akan tetapi belum bisa ditentukan tempatnya. Latihan itu untuk membentuk karakter, memotivasi sekaligus meningkatkan daya juang para atlet untuk PORA nanti.
Untuk target, sebagai tuan rumah tetap harus dapat memperoleh medali emas sebanyak-banyaknya. “Kalau bukan juara umum itu bukan terget namanya,” tegas Kolonel Iwan Rosandriyanto.
Ketua Umum PP PORA, Iskandar, yang juga Sekda Aceh Besar mengatakan, pihaknya dua atau tiga bulan lalu sudah menyampaikan kalau cabor ingin melakukan pengadaan peralatan olahraga dapat dilakukan masing-masing cabor. Tinggal mencari pihak rekanan yang sanggup menyediakan peralatan lalu mengajukan ke dinas untuk dibayar. “Sistem pengadaan barang ini tidak boleh diswakelola, karena kita tidak bisa buat barang, kecuali ada cabor yang bisa buat barang itu sendiri, boleh,” tuturnya.
Dia menambahkan, kalau cabor tidak sanggup menyediakan peralatan, mereka harus menyampaikan spek-nya ke dinas. “Spek yang dibutuhkan seperti apa, biar dinas yang beli, mungkin hal ini belum ada komunikasi dari cabor dengan panitia. Dalam sistem pengadaan barang dan jasa, kalau memang kita tidak bisa buat sendiri, harus meminta pihak ketiga dan kita beli dari pihak ketiga,” ujar Iskandar.
Terkait uang pembinaan belum dibayar, kata Iskandar, sebenarnya pernah diberikan pada tahun ini. Uang pembinaan itu diberikan perbulan. Setiap pencairan uang itu harus diserahkan SPJ terlebih dahulu kepada panitia. “Apa yang sudah dilakukan, baru kemudian disalurkan untuk bulan selanjutnya,” kata dia.
Iskandar meminta agar SPJ dari cabor segera diserahkan dengan harapan minggu depan dapat dicairkan uang pembinaan bulan September. Hal tersebut termasuk untuk try out.
“Kemarin juga diharapkan dari cabor-cabor untuk menyampaikan usulan karena dulu harus di-breakdown rinciannya apa, sekarang tinggal dari cabor mengajukan pencairannya. Saya sudah perintahkan tadi kepada Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga untuk segera dicairkan,” ujarnya.[](rel)





