ANKARA – Dewan Zaitun Dunia (IOC) mengatakan hasil produksi zaitun Turki mengalami peningkatan dibanding negara-negara lainnya.
Berdasarkan laporan IOC, produksi minyak zaitun di Turki mengalami peningkatan selama periode 2016-2017.
Padahal produksi zaitun di negara-negara produsen terkemuka dunia seperti Spanyol, Yunani dan Italia, mengalami penurunan.
Produksi zaitun global pada periode tersebut mengalami penurunan hingga 19 persen, turun ke angka 2.588.500 dari 3.176.500 ton pada periode sebelumnya.
Di negara-negara Uni Eropa, produksi minyak zaitun turun hingga 25 persen.
Dibandingkan dengan periode sebelumnya, penurunan produksi minyak zaitun mencapai 292.300 ton di Italia, 125.000 ton di Yunani, dan sebanyak 122.700 ton di Spanyol.
Sebaliknya di Turki, produksi minyak zaitun meningkat dari 150.000 ton menjadi 208.000 ton dengan peningkatan sebanyak 58.000 ton.
Turki tercatat sebagai negara dengan peningkatan produksi minyak zaitun tertinggi.
Turki berada pada peringkat kedua produsen minyak zaitun terbanyak dunia periode ini.
Pada periode 2015-2016, Turki berada pada peringkat keempat.
Konsumsi minyak zaitun di Turki juga mengalami peningkatan dari 116.000 ton menjadi 150.000 ton pada periode ini.
Sebaliknya konsumsi minyak zaitun dunia malah mengalami penurunan sebanyak 8 persen, dan 16 persen di Uni Eropa.
Pada periode ini, ekspor minyak zaitun juga mengalami penurunan 2 persen di Uni Eropa dan 1 persen di dunia.
Sedangkan ekspor minyak zaitun Turki meningkat 200 persen dari 15.000 ton menjadi 45.000 ton.[]Sumber:anadolu agency



