BANDA ACEH – Ribuan paket proyek sumber dana APBA tahun 2017 belum dilelang sampai akhir pekan lalu. Padahal, APBA senilai Rp14,73 triliun lebih telah disetujui DPRA bersama Pemerintah Aceh pada awal Februari 2017.

Baca: Pemerintah Aceh Ketok Palu APBA 2017

Pantauan portalsatu.com pada laman resmi tim Pengendalian dan Percepatan Kegiatan (P2K) APBA, Senin, 24 April 2017, data dalam “Pantau Lelang APBA 2017”, total 1.846 paket/Rp2,88 T/41 SKPA. Dari jumlah itu, lelang umum mencapai 1.662 paket/Rp2,66 T/39 SKPA, dan Ecatalog 184 paket/Rp220 M/28 SKPA.

Data per 21 April 2017, dari total 1.662 paket yang harus dilelang umum, ternyata belum upload (belum dilelang) sebanyak 1.002 paket/60 persen. Rinciannya, belum serah dokumen 712 paket/43 persen, dan sudah serahkan dokumen 290 paket/17 persen. Dari 43 paket belum serah dokumen, paling banyak di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) 184 paket, disusul Dinas Pendidikan (Disdik) 181 paket, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Tanbun) 78 paket dam Dinas Sosial (Dinsos) 55 paket. Sedangkan 28 SKPA lainnya 1 hingga 29 paket.

Sementara sudah upload ‘hanya’ 454 paket/27 persen dan sudah diumumkan pemenang 206 paket/13 persen.

Dari jumlah 184 paket melalui ecatalog, belum proses 93 paket/51 persen (paling banyak dari Disdik, 47 persen), sudah proses paket 61 paket/33 persen, dan sudah tanda tangan (TT) kontrak ‘hanya’ 30 paket/16 persen.

Data dalam “Pantau Lelang Otsus Kab/Kota 2017”, total 2.254 paket/Rp2.502 M/23 kabupaten-kota. Dari jumlah itu lelang umum 2.155 paket/2.375 M/23 kab-kota. Rinciannya, belum upload mencapai 1.642 paket/77 persen (belum serah dokumen 1.155 paket/54 persen, dan sudah serah dokumen tapi belum upload 478 paket/23 persen). Kabupaten paling banyak belum serahkan dokumen ialah Aceh Timur, Aceh Jaya, Aceh Besar, Aceh Tamiang, Nagan Raya dan Aceh Selatan (90-123 paket).

Sedangkan sudah upload ‘hanya’ 332 paket/15 persen, dan diumumkan pemenang 181 paket/8 persen.

Sementara dari jumlah 99 paket/Rp126,4 M/21 kabupaten-kota melalui ecatalog, belum proses 75 paket/76 persen, sudah proses ‘hanya’ 18 paket/18 persen, dan tanda tangan kontrak 6 paket/6 persen.

Baca juga: 17 Maret, Pemerintah Aceh Umumkan Lelang APBA 2017 Tahap I

Realisasi keuangan

Masih berdasarkan data ditayangkan p2k-apba.acehprov.go.id, dari total APBA 2017 Rp14,73 triliun lebih, target realisasi sampai 30 April, keuangan dan fisik masing-masing 12 persen. Namun, realisasi sampai 21 April, keuangan dan fisik baru 8,4 persen.

Tujuh SKPA “rapor merah” realisasi keuangan ialah Dinas Pengairan, Dinas Penddidikan Dayah, dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman/Perkim (realisasi keuangan di bawah 2 persen), Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral/ESDM, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan/Arpus, dan Dinas Kesehatan (di bawah 4 persen) dan BRA (di bawah 6 persen).

Sebagai perbandingan, berdasarkan data Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) dipublikasi melalui laman resmi LKPP, dari total APBA tahun 2016 Rp12,87 triliun lebih, realisasi sampai April, keuangan dan fisik 12,20 persen. Dari jumlah APBA tahun 2015 Rp12,75 triliun, realisasi sampai April, keuangan dan fisik 8 persen. [](idg)