LHOKSEUMAWE – DPRK Lhokseumawe meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bertanggung jawab terhadap proyek peningkatan jalan Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, yang baru beberapa minggu lalu dikerjakan, kini sudah rusak akibat ambles.

“Menanggapi pengaduan masyarakat dan pemberitaan media soal amblas (ambles)nya badan jalan Ujong Pacu, kami sudah meminta pihak dinas terkait (PUPR) untuk menjelaskan penyebab terjadinya hal itu. Pihak dinas menyatakan sedang menurunkan tim teknis untuk menyelidiki penyebab amblasnya badan jalan tersebut. Kita harapkan dalam waktu dekat mendapatkan jawaban dari dinas itu tentang hasil pengecekan tim teknis yang turun ke lapangan,” ujar Ketua DPRK Lhokseumawe, Ismail A. Manaf kepada portalsatu.com/ melalui telepon seluler, Jumat, 1 November 2019, malam.

Disinggung apakah DPRK juga mempertanyakan tentang perencanaan proyek peningkatan jalan Ujong Pacu yang diduga bermasalah, Ismail mengatakan, pihak Dinas PUPR Lhokseumawe belum memberikan penjelasan secara detail terkait hal itu. “Pihak dinas menyatakan akan memberikan penjelasan lebih lanjut setelah memperoleh laporan dari tim teknis yang diturunkan ke lapangan”.

“Intinya, kami minta dinas terkait (PUPR) bertanggung jawab terhadap amblasnya badan jalan Ujong Pacu. Kami akan terus memantau perkembangan selanjutnya, termasuk soal langkah apa saja yang dilakukan pihak dinas itu di lapangan. Jadi, harus ada solusi yang konkret dari mereka terhadap persoalan jalan tersebut,” tegas Ismail.     

Ismail menyebutkan, pertemuan dengan pihak Dinas PUPR Lhokseumawe di gedung dewan membahas persoalan jalan Ujong Pacu hanya berlangsung singkat. Penjelasan yang disampaikan pihak dinas itu, kata Ismail, belum menjawab secara detail semua pertanyaan DPRK, termasuk soal perencaaan proyek tersebut. Pertemuan itu dilaksanakan usai rapat paripurna penyampaian rancangan KUA-PPAS tahun 2020 di Gedung DPRK Lhokseumawe, Jumat, menjelang sore.

Informasi diperoleh portalsatu.com/, pihak Dinas PUPR Lhokseumawe bersama tim ahli dari Unimal mulai turun ke jalan Ujong Pacu, hari ini (Jumat). Informasi tersebut juga diperoleh Ismail, Ketua DPRK Lhokseumawe.

Untuk diketahui, proyek peningkatan jalan Ujong Pacu itu dengan nilai kontrak Rp1.148.000.000 menggunakan dana Otsus yang dianggarkan dalam APBK Lhokseumawe tahun 2019.[](nsy)

Lihat pula:

Baru Dikerjakan Jalan Ujong Pacu Lhokseumawe Sudah Rusak

Soal Proyek Jalan Ujong Pacu Rusak, MaTA: Akar Masalahnya di Perencanaan