SUBULUSSALAM — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Subulussalam membuka pendaftaran bakal calon legislatif (caleg) gelombang kedua sejak 15 – 31 Maret 2018.

Hal itu disampaikan Ketua DPD PSI Kota Subulussalam, Al-Qudri, didampingi Sekretaris PSI, Nobuala Halawa, dalam konferensi pers di Double O Caffe Rabu, 14 Maret 2018.

Pernyataan tersebut disampaikan Al-Qudri menyambut kelolosan PSI sebagai peserta pemilu 2019. Dalam melakukan seleksi bakal caleg, DPD PSI Kota Subulussalam membentuk Tim Juri Independen terdiri dari pihak eksternal dan kalangan profesional dari berbagai latar belakang.

Saat ini DPD PSI Kota Subulussalam telah menunjuk dua Tim Juri Independen seleksi bakal caleg yakni Direktur LP-Kapur Hasby BM, dan Pianti Mala, tokoh perempuan dan Ketua DPRK Subulussalam 2009-2014.

“Ini untuk memastikan proses seleksi dapat menghasilkan bakal caleg yang berkualitas,” kata Qudri.

PSI, kata Qudri merupakan partainya anak muda, memberikan peluang yang sama kepada mereka yang berprestasi untuk menempati jabatan politik publik di Bumi Sada Kata.

“Proses pendaftaran bakal caleg dilakukan secara terbuka, tanpa dipungut biaya alias  gratis,” sambung Qudri.

Para Tim Juri Independen nantinya melakukan uji kapabilitas dan profesionalitas terhadap masing-maaing bakal caleg yang lulus tahapan evaluasi dokumen.

PSI juga akan menyosialisasikan para bakal caleg di daerah pemilihan masing-masing, hal ini bertujuan untuk mendapat dukungan dari masyarakat. Kedua, untuk melihat sosok bakal caleg dalam memahami persoalan dan mengidentifikasi solusi penyelesaian masalah di daerah pemilihan.

“Jika tahapan ini dapat dilalui para bakal caleg, maka PSI akan mengeluarkan keputusan bakal caleg tersebut lulus seleksi evaluasi dan akan diumumkan sebagai daftar bakal caleg PSI di pemilu 2019,” kata Qudri.[]