BANDA ACEH – Lembaga Kebudayaan antar bangsa, Pusat Kebudayaan Aceh Turki (PuKAT) memamerkan 100 buku tentang Aceh dan Turki dalam rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) di Museum Aceh, Banda Aceh, Ahad (12/8).

Diantara buku yang dipamerkan adalah karya-karya populer di Turki seperti buku tentang arsitektur Mimar Sinan, buku tentang perfilman Turki, tentang sejarah Aceh dan Turki hingga yang terbaru buku karya Mehmet Ozay tentang Aceh dalam bahasa Turki.

Koordinator pameran PuKAT, Ariful Usman mengatakan, buku-buku yang dipamerkan berasal dari koleksi PuKAT. “Kita berikan kebebasan pada pengunjung untuk membaca buku-buku ini, buku yang dipamerkan ada dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris, hingga bahasa Turki,” kata Ariful yang juga penulis buku Istanbul Warna Ibu Kota Dunia.

Pria kelahiran 25 tahun silam ini menyebut, sengaja membawa buku dalam tiga bahasa berbeda, karena pengunjung yang datang bukan hanya dari Aceh dan Indonesia. “Kami sudah menyadari dari awal, akan ada pengunjung mancanegara dari PKA, jadi mereka bisa menikmati bacaan di stan PuKAT juga,” jelasnya.

Menurut Ariful, pengunjung pameran banyak meminati buku-buku yang dipamerkan PuKAT karena tidak ada di tempat lain. Hal itu diakui salah satu pengunjung yang ditemui media ini. 

“Saya sudah lama mencari buku tentang arsitektur Turki. Saya penasaran dengan bangunan di sana yang dikenal indah. Dalam buku artsitektur Mimar Sinan ini, saya melihat detail bagaimana sebuah arsitektur bangunan dibuat,” kata Isna, salah satu pengunjung.

PuKAT adalah organisasi non pemerintah yang bergerak di bidang sosial dan budaya, berdomisili di Banda Aceh. Selama ini PuKAT melakukan kegiatan berupa diskusi dan seminar dengan berbagai tema yang berhubungan dengan Aceh dan Turki.[](Rel)