BLANGKEJEREN – Puluhan mahasantri di Kabupaten Gayo Lues kembali mengikuti karantina Qur’an tahap IV di Rumah Tahfidz Adhyaksa Kejaksaan Negeri Gayo Lues. Rencananya, karantina itu akan berlangsung selama dua minggu untuk menghafal Alqur’an.

Kajari Gayo lues Ismail Fahmi SH., diwakili Kasi Datun Yusril Ardi, S.Kom., S.H., M.C.I.O., Senin malam, 18 Maret 2024, mengatakan kegiatan karantina tahap VI ini diikuti 45 mahasantri. Dengan tujuan mengenalkan Rumah Tahfidz Adhyaksa sebagai salah satu wadah untuk menuntut ilmu agama Islam di masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, dan memberikan dukungan positif terhadap kegiatan Karantina Al-Qur’an. Dan berharap dengan dibukanya karantina ini, akan menghasilkan tahfidz-tahfidz generasi penghafal Alquran khususnya untuk Kabupaten Gayo Lues ke depannya,” katanya.

Karantina Al-Quran ini, kata Kasi Datun, bertujuan untuk menjadikan anak-anak gemar membaca Al-Quran, untuk menjadikan hafidz yang menguasai dan mampu menghafal Al-Quran. “Serta yang tidak kalah penting adalah untuk membentengi generasi muda seiring dengan kemajuan teknologi saat ini, sehingga dapat tercipta generasi-generasi Qurani, yang bukan hanya pandai membaca, tapi mampu menghafal dan mengaplikasikan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari”.

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues atas dukungan dan perhatiannya kepada Rumah Tahfidz Adhayksa Gayo Lues. Semoga dengan adanya sinergi dari masing-masing pihak akan dapat membawa dampak positif bagi kemajuan Rumah Tahfidz Adhayksa ini, sehingga visi dan misi Pemerintah Gayo Lues dengan Negeri Seribu Hafidz Insya Allah dapat terwujud,” ujarnya.

Ketua Yayasan Rumah Belajar Berkah, Serimah Aini, S.Pd., M.Pd., mengatakan program Karantina Qur’an yang dilaksanakan di Rumah Tahfidz Adhyaksa setiap tahunnya selalu meningkat. Pada tahun pertama program Karantina Qur’an berada di yayasan berkah, kemudian program Karantina Qur’an tahap 2 sampai tahap 4 bertempat di Rumah Tahfidz Adhyaksa Kejari Gayo Lues.

“Setiap tahunnya selalu meningkat dan mendapat dukungan serta antusias dari masyarakat terhadap pedulinya program tahfidz qur’an ini. Selama satu minggu ke depan kami sudah menyusun skedul kegiatan yakni nantinya untuk target 1 minggu sudah hafal 1 juz Al-Qur’an dan untuk program 2 minggu sudah menghafal 2 juz Al-Qur’an. Di rumah tahfidz adhyaksa Kejari Gayo Lues ada juga program Tahfidz, Mahasantri, dan Mabit,” katanya.

Kepala Dinas Dayah Kabupaten Gayo Lues Sukrimas, mengatakan Pemda sangat antusias mendukung Karantina Qur’an Tahfidz yang ada di Adhyaksa Kejari Gayo Lues. Dengan adanya kegiatan ini akan menjadikan anak-anak gemar membaca Al-Qur’an, menjadikan hafidz yang menguasai dan mampu menghafal Al-Qur’an.[]