BerandaBerita AcehRatusan Jamaah di Nagan Salat Ghaib untuk Mahasiswa Aceh yang Meninggal di...

Ratusan Jamaah di Nagan Salat Ghaib untuk Mahasiswa Aceh yang Meninggal di Mesir

Populer

SUKAMAKMUE – Ratusan jamaah melaksanakan salat ghaib bagi mahasiswa asal Aceh yang meninggal di Mesir.

Salat ghaib seusai salat Jumat ini dilaksanakan di Masjid Baitul A’la Sukamakmue, Kabupaten Nagan Raya atau dikenal juga dengan Masjid Giok.

Mahasiswa asal Aceh yang meninggal di Mesir ini bernama Mulia Nata bin Jumadi, 29 tahun. Almarhum merupakan mahasiswa Angkatan 2018 di Al Azhar Kairo Mesir. Almarhum mengalami musibah di Mesir serta sempat dirawat selama tiga hari sebelum meninggal.

Informasi tentang almarhum disampaikan Senator Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MAg, yang kebetulan bertindak sebagai khatib Jumat di Masjid Giok.

Sedangkan Syech Fadhil menerima kabar duka terkait almarhum dari mahasiswa senior Aceh di Mesir, Ust Zaki Hidayat.

“Dalam setahun ini, berarti sudah 3 orang anak-anak kita yang meninggal dunia di Mesir. Sebelumnya, juga ada mahasiswi asal Nagan Raya dan Subulussalam yang meninggal karena sakit di Mesir. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah atas ujian ini,” kata Syech Fadhil dalam keterangan tertulis diterima portalsatu.com, Jumat, 12 Januari 2024.

Usai Jumat, Syech Fadhil dan sejumlah jamaah bertakziah ke rumah duka di Desa Lawa Batu, Kecamatan Kuala, Nagan Raya.

Kedatangan jamaah dan senator Aceh ini disambut langsung oleh ayah almarhum. Jamaah juga sempat menggelar doa bersama bersamadiah untuk almarhum.

“Sekali lagi, kami sangat berduka atas kabar ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat tabah atas ujian ini,” kata senator yang juga mantan ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (Ikat) Aceh ini lagi.

Saat ini, jenazah almarhum Mulia Nata masih berada di Mesir, dan disalatkan bakda Asar.

“Insya Allah, Sabtu pagi diberangkatkan ke Jakarta dengan Turkish Airless, serta tiba di Jakarta pada Ahad sore. Kemudian Senin pagi kembali diterbangkan ke Aceh, dan tiba Senin siang. Kemudian melalui jalur darat hingga ke rumah duka,” kata Syech Fadhil setelah berkomunikasi langsung dengan Ustadz Zaki, senior Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) di Mesir.[] (rilis)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya