ACEH UTARA – Ratusan rider motor trail merdeka menjelajahi hutan belantara di pedalaman Aceh Utara dalam event diselenggarakan Korem 011/Lilawangsa bersama organizer betra, Sabtu, 30 Agustus 2025.
Trail adventure itu diikuti rider dari Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, bahkan ada dari Samarinda, Kalimantan Timur. Mereka menguji nyali dan keterampilan berkendara melewati medan off-road yang menantang, hingga menikmati pemandangan alam menakjubkan.
Puncaknya, para rider trail merdeka itu berziarah ke situs sejarah makam Cut Meutia di rimba Aceh Utara.
Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang di posisi depan garis start turut menjadi rider trail merdeka tersebut.
Ratusan rider dibagi empat start. Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran mengangkat bendera start di Lapangan Bola Desa Alue Rime, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara.
Danrem Ali Imran mengatakan event trail merdeka dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini untuk menginformasikan kepada khalayak tentang situs sejarah makam pahlawan nasional Cut Meutia di kawasan hutan lindung Aceh Utara.
Danrem mengatakan tugas kita sekarang bukan lagi berperang melawan penjajah, melainkan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara yang berbeda.
“Kita isi kemerdekaan ini dengan karya nyata, dedikasi untuk membangun bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila,” ujarnya.
Berkesan bisa berziarah ke makam Cut Meutia
Perwakilan rider motor trail dari luar Aceh mengaku senang mengikuti kegiatan ini dengan rute jalur yang menantang.
“Luar biasa rutenya. Menurut saya ini sangat menantang, sejumlah rider terjatuh, medannya ekstrem menjadi tantangan. Saya senang bercampur tantangan, dan alam di sini sejuk,” ungkapnya.
Dia juga merasa sangat berkesan bisa berziarah ke makam Cut Meutia. “Selama ini cuma tahu dari buku, namun kesempatan ini bisa berkunjung melihat langsung situs sejarah serta menikmati alam yang indah,” ucapnya.
Sementara itu, atraksi hiburan, empat rider berhasil melintasi rintangan tanjakan curam berhadiah. Sedangkan satu rider berhasil jumping dengan teknik wheelie.
Dalam kegiatan trail merdeka itu turut diberikan santunan kepada 73 anak yatim warga kawasan lintasan rute motor trail dari sembilan desa dalam Kecamatan Pirak Timu. Pemberian santunan dilakukan secara simbolis.[]






