BANDA ACEH – Sebanyak delapan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dilaporkan mengantongi rapor merah realisasi keuangan APBA 2016 hingga 11 Oktober 2016. Kedelapan SKPA ini masih berada jauh di bawah target realisasi keuangan 70 persen hingga 31 Oktober 2016.

Berdasarkan catatan P2K APBA 2016, kedelapan SKPA yang masuk kategori rapor merah realisasi keuangan APBA 2016 tersebut adalah Rumah Sakit Jiwa (RSJ) yang baru mencapai 49,5 persen, instansi KKW 49,4 persen, dan Biro Ekonomi 40,1 persen. Selanjutnya SKPA berapor merah adalah BP3A yang baru mencapai 43,1 persen, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebanyak 42,3 persen.

Sementara tiga instansi lainnya yang jauh dari target realisasi keuangan APBA 2016 yaitu UKM (23,5 persen), Dinas Perkebunan (26,9 persen) dan Dinas Cipta Karya (32,8 persen).

Masih berdasarkan data P2K APBA 2016 yang merujuk pada Dinas Keuangan Aceh, juga diketahui terdapat 15 SKPA lainnya yang berada di rapor kuning. Ke-15 SKPA ini adalah Biro Administrasi Pembangunan (52 persen), Baitul Mal (54,9 persen), Biro Isra (56,3 persen), Korpri (56,6 persen), Biro Humas (56,7 persen), DKA (59,4 persen), Organ (59,8 persen), dan Biro Umum (61,6 persen).

SKPA lainnya yang berada di rapor kuning adalah BPM (48,8 persen), Disnaker (49,7 persen), DPKA (50,7 persen), DRKA (53,3 persen), BPluh (53,3 persen), SDA (37,4 persen), dan Dispora (37,8 persen).[]