Karya: Taufik Sentana
Penyuka prosa dan budaya urban

1//
Awan bertasbih
Hujan bertasbih
Orang orang merintih
2//
Memasuki kota
Sibukpun mengancam
Cerita antara ketakutan
Dan harapan harapan yang belum selesai.
Tangan tangan menengadah ke atas, ke langit kota
Ke jendela jendela birokrasi.
3//
Di tengah kota,
Orang orang berkejaran
Orang orang bertabrakan
Orang orang kesepian
Orang orang kelaparan
Orang orang di kisaran gedung gedung
Orang orang meredam asa yang lapuk
Dalam perubahan perubahan yang melemahkan diri sendiri.
4//
Di pinggir kota,
Tanah tanah terhampar
Harapan harapan menjalar
Ke anak cucu.
Walau dengan sangsi atas pendatang yang angkuh.
Hidup kembali menjadi pertarungan.
5//

Kota dan desa mewakili orang orangnya
Keduanya saling mewarnai
Dan orang orang tetap memiliki pilihan,
Walau himpitan kota begitu menyesakkan.
Walau desa bisa menenteramkan.
Walau semua kini serba digital yang ikut memengaruhi perilaku. Kita mencari orang orang yang tercerahkan dan tersadarkan.[]