BANDA ACEH – Tanaman padi di sawah seluas ribuan hektare di Kabupaten Aceh Besar terancam gagal panen lantaran kekeringan akibat kemarau panjang. Saat ini, usia padi mencapai 40 hari dan akan panen pada Maret mendatang.

Kepala DInas Pertanian dan Perkebunan, Aceh Besar, Ir. Azhar menjelaskan, akibat kekemarau panjang akan berdampak buruk terhadap padi petani. Pasalnya padi yang telah ditanam berusia 40 hari terancam mati.

“Ini sudah dua minggu terjadi kekeringan. Sejumlah areal sawah yang sudah ditanam padi mulai kering,” kata Azhar, Senin, 20 Januari 2020.

Dia menjelaskan, kekeringan terjadi di Kecamatan Montasik, Kuta Baro, Darul Imarah dan kawasan Desa Tanoh Abee, Kaye Adang, Lamkhuk, Lamsie, Lamkleng, Barih Lhok, dan Bueng Simek, Bak Sukon, serta lainnya di Kecamatan Kuta Cot Glie dan Seulimuem.

“Rata-rata petak sawah sudah mengering, di beberapa kecamatan lain juga mengalami kekeringan. Ini terjadi disebabkan debit air Kreung Aceh mengalami kekeringan. Bahkan air untuk dialiri melalui saluran irigasi tidak muncukupi,” jelasnya.[]

Penulis: Khairul Anwar