Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaNewsSebulan Hilang, Anak...

Sebulan Hilang, Anak 10 Tahun Ini Ditemukan Jadi Kernet Bus

JAKARTA — Seorang anak berusia 10 tahun asal Tangerang, Banten, ditemukan menjadi kernet bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Sebelumnya, ayahnya, Susanto telah mencari dengan segala cara sampai menggunakan program televisi orang hilang di acara Patroli Indosiar.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Senin (8/1), Irfan akhirnya ditemukan setelah seseorang melalui Facebook mengabari Susanto. Sudah satu bulan lebih Susanto kehilangan anaknya, Irfan. Si anak hilang karena kerap ikut temannya menjadi kernet Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

“Saya mendapatkan informasi dari teman Facebook kalau anak saya si Irfan ada di sekitar Terminal Kampung Rambutan. Ini ada fotonya Irfan lagi di dekat Bus Setia Negara,” ujar Susanto.

Setelah mendapatkan kabar tersebut, Susanto langsung menghubungi Dinas Sosial DKI Jakarta. Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur pun segera melakukan koordinasi dengan agen-agen Bus AKAP yang berada sekitar terminal.

“Benar saja, pengurus agen bus langsung kontak petugas katanya ada anak namanya Irfan. Petugas segera menjemputnya,” kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Benny Martha.

Irfan dikabarkan hilang sejak 1 Desember 2017. Berdasarkan keterangan, Irfan menjadi kernet bus karena ingin menolong orang tuanya. Ia juga merasa senang bekerja menjadi kernet bus. “Kesehariannya Irfan tidur di bus, dan Irfan makan dari hasil dia ikut bus, jadi kernet,” ujar Benny.

Benny juga menyampaikan, Irfan akan segera dijemput oleh keluarganya. Pihak keluarga gembira karena anak kesayangannya telah kembali. “Kami berpesan agar keluarga tetap menjaga anak-anaknya. Karena sekarang marak kasus human trafficking yang menimpa anak-anak,” kata dia.[]Sumber:republika

Baca juga: