SUBULUSSALAM – Proses penerimaan pendaftaran pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam di Pilkada 2024 melalui pendekatan budaya setempat dan kearifan lokal, seperti penyambutan calon dengan Tari Dampeng dan peusijuk atau tepung tawar.
Ketua Komisioner KIP Kota Subulussalam, Asmiadi, S.K.M mengatakan semua paslon akan dilakukan peusijuk sebagai bentuk penghormatan kepada calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam yang berkompetisi pada 27 November mendatang.
Dengan adanya peusijuk tersebut, semua paslon diharapkan berkompetisi secara sehat dengan menjunjung tinggi norma – norma dan peraturan selama berlangsung tahapan pilkada hingga selesai.
“Kita berikan peusijuk atau tepung tawar sebagai simbol penghargaan kepada paslon yang hadir, mendaftar di kantor KIP ini, dengan adanya peusijuk ini, semua paslon diharapkan berkompetisi secara baik, dan menjunjung tinggi norma – norma dan peraturan selama pilkada berlangsung,” kata Asmiadi.
Peusijuk terhadap paslon dilakukan lima komisioner yakni Asmiadi, Arman Bako, Malim Sabar, Asnawi Hasan dan Syahputra Cibro, seperti yang terlihat di hari pertama pendaftaran kepada calon jalur perseorangan (Independen) Salmaza – Bahagia Maha.[]




