SIGLI – Bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pidie jalur perseorangan (independen), H. Jamaluddin Abdullah dan Sayuti, M.M., disingkat Jasa, mendaftar ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie, Selasa, 27 Agustus 2024.

Kedatangan paslon nonpartai ini sempat menyita perhatian warga di sepanjang jalan lintasan Banda Aceh – Medan. Karena pasangan ini diantar dengan ratusan kendaraan roda empat, roda tiga, dan roda dua.

Rombongan berangkat dari Posko Pemenangan Utama di Pasar Beureunuen menuju KIP yang berjarak 10 kilometer. Pasangan tersebut tiba di Sekretariat KIP Pidie, sekitar pukul 15.00 WIB.

Sesuai aturan telah ditetapkan KIP, paslon saat mendaftar hanya diizinkan membawa pendukung masuk ke pekarangan KIP sebanyak 50 orang. Sementara pengantar lainnya hanya diizinkan sampai di jalan depan kantor KIP.

Massa pendukung paslon Jasa memilih kumpul di pekarangan kantor Bappeda, di trotoar jalan hingga persimpangan Tugu Aneuk Mulieng.

Paslon yang didampingi puluhan tim pemenangan memasuki pekarangan KIP diiringi salawat. Mereka diterima komisioner KIP dengan pengalungan selendang dan memakaikan kupiah meukutop

Setelah prosesi penyambutan hingga mengisi buku registrasi, paslon itu menyerahkan dokumen pendaftaran kepada komisioner KIP yang disaksikan pihak Panwaslih Pidie.

Bacalon Bupati Pidie, H Jamaluddin Abdullah, mengucapkan terima kasih kepada semua pendukungnya yang setia mengantar hingga ke KIP. Meski dalam suasana panas, namun pendukung setia menunggu hingga pendaftaran usai.

“Kami juga berterima kasih kepada KIP Pidie yang bekerja secara profesional,” kata Jamaluddin Abdullah.

Jamaluddin mengaku siap menjalankan roda pemerintahan, jika masyarakat Pidie mempercayakannya dengan memilih pasangan Jasa di Pilkada 2024. Bahkan, dia sangat yakin, dapat meraih suara pemilih di atas 60 persen.

“Insya Allah, dengan doa para alim ulama, kami yakin rakyat memberikan kepercayaan kepada kami lebih dari 60 persen. Jika rakyat memberi mandat kepada kami, akan membangun Pidie berlandaskan syariat Islam,” ujarnya.

Menurutnya, dalam pemerintahan akan diisi dengan pejabat-pejabat sesuai tupoksinya, sehingga roda pemerintahan berjalan dengan baik.[](Zamahsari)