BANDA ACEH – Asisten Bidang Operasi (Asops) Kapolri Irjen Pol. Imam Sugianto mengingatkan agar setiap pertandingan sepak bola di seluruh Indonesia harus mengutamakan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).

Hal tersebut disampaikan Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Agus Kurniady Sutisna, kepada awak media setelah mengikuti Video Conference (Vidcon) dengan Asops Kapolri terkait sosialisasi perjanjian kerja sama antara PSSI dengan Polri, di Ruang Vidcon Mapolda Aceh, Rabu, 17 November 2021.

Agus Kurniady menyampaikan perjanjian kerja sama Polri dan PSSI ini penting dan sesuatu yang dinilai perlu dilakukan sebagai wujud komitmen Polri, PSSI, serta stakeholders terkait untuk memastikan agar setiap pertandingan yang bergulir selalu mengutamakan Prokes.

“Asops meminta kerja sama ini harus dilaksanakan juga di seluruh jajaran agar pergelaran pertandingan sepak bola bisa berjalan dengan baik dan tentunya tetap Prokes,” kata Agus Kurniady.

Selain itu, Asops Kapolri meminta jajaran membentuk Satgas Anti-Mafia Bola untuk mengantisipasi adanya kecurangan atau hal-hal yang tidak diinginkan dalam pertandingan.

Ketua Umum PSSI, Komjen Pol. (Purn.) Mochamad Iriawan, menyampaikan bahwa ini merupakan kerja sama perdana antara Polri dengan PSSI terkait pengamanan pertandingan sepak bola mulai dari Liga 1 hingga Liga 3 yang akan bergulir pada Januari 2022 mendatang.

Mochamad Iriawan menyatakan dengan adanya kerja sama ini diharapkan ke depan pertandingan sepak bola yang akan digelar dapat berjalan lancar serta tetap mematuhi Prokes.

Sekadar mengingatkan, selain pentingnya mengikuti vaksinasi, masyarakat juga harus selalu disiplin Memakai masker dan Menjaga jarak, sering Mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas atau bepergian, kecuali untuk keperluan sangat mendesak. Tujuan menerapkan Prokes secara maksimal dengan cara membiasakan 5M itu dalam kehidupan sehari-hari untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.[](Irm/*)