BerandaBerita AcehSK P3K Gayo Lues 2023 Belum Diserahkan BKPSDM, Lima Orang Menuai Masalah

SK P3K Gayo Lues 2023 Belum Diserahkan BKPSDM, Lima Orang Menuai Masalah

Populer

BLANGKEJEREN – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues belum menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang lulus tahun 2023 lalu. Padahal, sebagian kabupaten lain seperti Aceh Tenggara dan Bener Meriah telah menyerahkan SK P3K tersebut.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gayo Lues, Drs. Jamaluddin, M.Pd., Rabu, 8 Mei 2024, mengatakan ada beberapa masalah sehingga SK P3K yang lulus tahun 2023 belum bisa diserahkan.

“SK P3K belum kita serahkan karena ada beberapa masalah yang belum selesai. Karena di Kabupaten Gayo Lues, setelah pengumuman kelulusan kemarin kita buka Posko Pengaduan yang tergabung unsur Pemerintah, Kepolisian, Kejaksaan dan Pers,” katanya.

Saat dibuka posko pengaduan tersebut, kata Kepala BKPSDM, ada peserta yang melaporkan dugaan kecuranggan. Ada juga peserta yang lulus tidak bisa memenuhi persyaratan lantaran pimpinannya tidak mau menandatangani surat pertanggungjawaban mutlak.

“P3K Gayo Lues yang lulus tahun 2023 berjumlah 286 orang, kemudian lima orang masih menuai masalah, satu orang sedang dalam pengurusan dan empat orang kemungkinan gagal menjadi P3K,” kata Jamaluddin di ruang kerjanya.

Kepala BKPSDM merincikan, satu dari lima orang yang lulus P3K yang sedang dalam pengurusan itu bernama Padli, posisinya saat ini belum dikeluarkan BKN surat Pertimbangan Teknis (Pertek). Surat itu masih ditunggu BKPSDM supaya SK P3K bisa serentak dibagikan awal Juni 2024.

“Kemudian satu orang guru P3K dari Kecamatan Pining mengundurkan diri, satu orang dari Kantor Camat Putri Betung tidak ada surat pertanggungjawaban mutlak dari Camat bahwa yang bersangkutan aktif menjadi tenaga honor berturut-turut selama dua tahun,” ujarnya.

Sementara dua orang lulus P3K lainnya yang bermasalah berasal dari Puskesmas Kecamatan Rikit Gaib. Dua orang itu dilaporkan tenaga honor yang telah lama bekerja di situ tetapi tidak lulus. Laporan itupun disampaikan ke posko pengaduan dan Polres Gayo Lues bahwa yang lulus itu tidak aktif berturut-turut selama dua tahun menjadi tenaga honor.

“Kami di BKPSDM hanya menyeleksi berkas, waktu pendaftaran dulu, kedua orang tersebut telah dinyatakan Kepala Puskesmasnya aktif berturut-turut menjadi tenaga honor. Tetapi setelah dilaporkan orang ke posko pengaduan dan ke Polres Gayo Lues, Kepala Puskesmas Rikit Gaib membuat pernyataan bahwa dua orang yang lulus itu tidak aktif berturut-turut menjadi tenaga honor. Jadi kami di BKPSDM ini hanya memegang surat terakhir. Artinya, kami menganggap kedua orang ini berkasnya tidak sesuai,” jelasnya.

Dari 286 orang yang lulus P3K tahun 2023, kemungkinan hanya 282 orang yang akan menerima SKnya. Sementara empat orang lainya yaitu satu orang guru dari Kecamatan Pining, satu orang dari Kantor Camat Putri Betung, dan dua orang dari Puskesmas Rikit Gaib kemungkinan batal menjadi P3K meskipun dinyatakan lulus saat seleksi. Keempat orang itu dianggap tidak memenuhi persyaratan.[]

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya