SIGLI – Gempa mengguncang Aceh, 7 Desember lalu, menimbulkan kesedihan mendalam bagi provinsi ini. Selain Pidie Jaya, Kabupaten Pidie dan Bireuen juga mengalami dampak akibat gempa 6,5 SR itu. Namun di balik musibah itu pendidikan Pidie kembali mendapat kabar bahagia.

SMP Negeri Unggul Sigli terpilih sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional 2016. Penghargaan bagi sekolah peduli lingkungan tingkat nasional ini diberikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Penghargaan diserahkan Menteri LHK Siti Nurbaya dan Mendikbud Muhadjir Effendy, di gedung Manggala Wanabakti Jakarta, 13 Desember 2016. Turut hadir mantan Menteri Lingkungan Hidup yang juga pegiat lingkungan Sarwono Kusumaatmadja dan sejumlah pejabat Kementerian LHK dan Kemendikbud.

Kepala SMPN Unggul Sigli Kabupaten Pidie Syahfawi mengatakan, sekolahnya mendukung program Sekolah Adiwiyata dengan melakukan kegiatan berbasis lingkungan. “Di sekolah kami ada program reduce, reuse, recycle (3R), ada bank sampah, green house, taman obat, taman kelas dan lainnya,” ujar Syahfawi, dikutip dari siaran pers diterima portalsatu.com, 14 Desember 2016.

Syahfawi mengatakan, SMPN Unggul Sigli sebelumnya masuk nominasi 10 besar Sekolah Adiwiyata tahun 2014. Lalu, di 2015 meningkat memperoleh juara dua di Provinsi Aceh sebagai Sekolah Adiwiyata. Tahun 2016 ini menjadi salah satu sekolah yang memperoleh gelar Sekolah Adiwiyata tingkat nasional.

Menurut Syahfawi, prestasi ini tidak akan terjadi tanpa kerja sama antara siswa, guru, komite sekolah dan stakeholder. “Sekolah kami baru berdiri enam tahun dan pemerintah menjadikan SMPN Unggul Sigli sebagai pilot project sekolah asrama dan menjadi sekolah rujukan di Kabupaten Pidie untuk SMP dan SMA,” katanya.

Kadis Pendidkan Pidie Murthalamuddin mengucapkan selamat untuk SMPN Unggul Sigli. “Kita patut berterima kasih untuk seluruh warga SMP Unggul atas kerja keras mereka membawa nama harum bagi Kabupaten Pidie untuk tingkat nasional. Semoga menjadi spirit bagi sekolah lain,” ujarnya.

Ia turut berterima kasih kepada Bapedalda Pidie atas dukungan dan bimbingan mereka sehingga sekolah ini terpilih sebagai sekolah terbaik dalam pengelolaan pendidikan berbasis lingkungan. “Dan ini penghargaan tingkat nasional yang ketiga dalam tahun 2016 (Kawastara Pawitra, SaMA Award dan Sekolah Adiwiyata tingkat nasional),” kata Murthala.[](rel)