LHOKSUKON – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Utara menyampaikan informasi resmi sekaligus klarifikasi terkait perkembangan penyusunan kepengurusan DPD KNPI Aceh Utara Periode 2017-2020 hasil MUSDA Ke-XII, yang diselenggarakan pada 12 Desember 2017 lalu.

Klarifikasi tersebut untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat, khususnya kalangan pemuda Aceh Utara yang peduli terhadap KNPI Aceh Utara.

Hal itu disampaikan Ketua DPD II KNPI Aceh Utara, Agus Hidayat Thaib kepada portalsatu.com/, melalui WhatsApp, Rabu, 21 Februari 2018.

“Klarifikasi ini penting saya sampaikan agar tidak berkembang isu-isu liar di ruang publik yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Hidayat via keterangan tertulis.

Hidayat menyebutkan, Rapat Formatur sebagai tahapan yang harus dilalui untuk menyusun kepengurusan DPD KNPI Aceh Utara, telah dilaksanakan dengan sukses, lancar dan cukup dinamis. Saat ini sedang disusun kelengkapan administrasi untuk pengajuan SK ke tingkat Provinsi (DPD I KNPI Aceh).

“Tidak ada kendala yang cukup berarti dalam proses penyusunan struktur kepengurusan, sebagaimana informasi liar yang selama ini beredar luas di ruang publik, yang seolah-olah telah terjadi pergesekan antara pengurus lama (demisioner) dengan ketua terpilih saat ini. Kami semua masih solid dan hubungan komunikasi tetap terjalin dengan baik, sebagai satu keluarga besar dibawah naungan panji-panji KNPI,” tegas Hidayat.

Mengenai persoalan terjadi sedikit keterlambatan dalam proses penyusunan struktur kepengurusan, Hidayat menjelaskan, itu semua terjadi karena bentuk kehati-hatian pihaknya dalam menjaring kader-kader potensial, guna mengisi posisi yang ada agar Kepngurusan DPD II KNPI Aceh Utara Periode 2017-2017 bisa berjalan maksimal.

“Intinya, tidak hanya asal pasang orang sehingga banyak kegiatan kepemudaan ke depan tidak berjalan sebagaimana harapan kita semua. Kita juga selama ini terus berusaha melakukan komunikasi dengan para senior, dengan teman-teman yang ikut bertarung dalam MUSDA kemarin, serta berbagai stake-holder lainnya, agar bisa kami rangkul dan ikut terlibat dalam upaya memajukan KNPI dan Pemuda Aceh Utara ke depan,” kata Hidayat.

Kata Hidayat, segera setelah SK Kepengurusan dikeluarkan oleh DPD I, maka pihaknya akan langsung menggelar seremonial pelantikan sesederhana mungkin. “Kita lakukan sederhana agar anggaran tidak terbuang sia-sia dan bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan kegiatan pembinaan, serta mendukung program kepemudaan di 27 kecamatan di Aceh Utara,” ujarnya.

Hidayat memohon dukungan dan doa semua pihak agar bisa berjalan maksimal lagi ke depannya, sehingga apa yang menjadi cita-cita para Pemuda Pasee dapat segera terwujud sesuai harapan.

“Sebagai manusia biasa, tentunya kami tidak luput dari berbagai kekurangan dan kealpaan. Untuk itu dengan segala kerendahan hati kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga ke depannya bakti kami untuk organisasi dan pemuda Aceh Utara bisa lebih maksimal lagi,” ujar Agus Hidayat Thaib.[]