LHOKSEUMAWE Sosiolog Unimal Dr. Nirzalin, M.Si., menilai kondisi Pemko Lhokseumawe yang dililit utang sangat besar, tidak hanya berdampak sosial kepada masyarakat, tetapi juga terhadap birokrasi.
Baca: Utang Pemko Lhokseumawe Capai Rp254 Miliar
Pertama, dengan utang yang sebanyak itu, maka efeknya adalah dinas-dinas itu kesulitan sekali membuat program. Karena program yang dibuat itu kemudian menjadi persoalan bagaimana merealisasikannya, ujar Nirzalin dihubungi portalsatu.com, Sabtu, 13 Mei 2017, malam.
Pasalnya, Nirzalin melanjutkan, uang yang seharusnya diserap untuk program yang telah dibuat, itu malah jadi tidak terealisasi, karena uangnya tidak tersedia. Soalnya, uang itu dipakai, disita untuk bayar utang. Itu persoalannya, kata Ketua Prodi Sosiologi FISIP Unimal ini.
Kedua, kata Nirzalin, para kontraktor/rekanan tentu merasa pusing tujuh keliling. Pekerjaan sudah dilakukan, sementara uangnya baru dibayar sedikit. Lalu bagaimana caranya mereka membayar upah atau gaji pekerja-pekerja mereka, dan bagaimana kelanjutan bisnis mereka. Ini jadi pertanyaan, ujar Doktor Sosiologi lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini.
Lihat pula: Pemko Lhokseumawe Bayar Utang 40 Persen, Sisanya?
Ketiga, menurut Nirzalin, tentunya efek kepada masyarakat. Dengan situasi utang yang sebanyak itu, tentu konsenterasi wali kota untuk membayar utang, maka efeknya pembangunannya. Bagaimana pembangunan di Lhokseumawe dilakukan pada tahun ini, karena persoalannya lagi-lagi uangnya dari mana, kata mantan Kepala Pusat Studi Ekonomi, Sosial dan Politik Unimal ini.
Ini sangat berbahaya sekali! Saya khawatir dengan keadaan seperti ini, nanti akan ada program yang dilaksanakan sifatnya fiktif. Bisa mengarah ke sana untuk menutupi utang itu. Jika ini terjadi, maka bisa jadi nanti ketahuan sama BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan). Jika ketahuan sama BPK, maka dampaknya adalah dampak hukum. Akan berputar-putar dan menjadi hal yang sangat melelahkan untuk Lhokseumawe ke depannya, ujar Nirzalin.
Baca juga: Bayar Utang Kepada Kontraktor, Pemko Lhokseumawe Ingin Pinjam Uang Bank[]


