BLANGKEJEREN – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus menekan angka stunting dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Semua itu tidak terlepas dari peran serta semua pihak yang berlomba-lomba berbuat demi kemajuan kabupaten berjuluk Negeri Seribu Bukit tersebut.

Plt. Sekda Gayo Lues, Ir. Bambang Waluyo, Senin, 6 Februari 2023, mengatakan berdasarkan data awal, angka stunting Kabupaten Gayo Lues mencapai 42 persen, tertinggi di Provinsi Aceh.

“Hari ini angka stunting kita turun dari 42 persen menjadi 34 persen atau turun 8 persen. Semua itu tidak terlepas dari peran dan program semua pihak. Dan program penurunan angka stunting yang sudah kita jalankan adalah mengaktifkan Posyandu, program ‘Nentong Sudere’, ‘Jumat Curhat’, program ‘Bapak Angkat’, dan pemberian makanan tambahan,” kata Sekda di ruang kerjanya.

Sementara inflasi di Kabupaten Gayo Lues, kata Bambang Waluyo, saat ini masih berada di bawah nasional, yaitu lima persen dan masih masuk katagori stabil.

“Angka inflasi kita stabil karena Kabupaten Gayo Lues banyak menghasilkan komoditi (komoditas), seperti cabai, bawang merah dan lain sebagainya. Hanya saja daerah penghasil komoditi pertumbuhan ekonominya agak lambat dan cendrung stabil,” jelasnya.

Namun, kata Plt. Selda, pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Gayo Lues meningkat dari sebelumnya. Peningkatan pertumbuhan ekonomi Gayo Lues mencapai 2,5 persen dari tahun sebelumnya.[]