Senin, Juni 24, 2024

Dosen UBBG Lulus Seleksi...

BANDA ACEH - Tidak hanya mahasiswa, dosen UBBG juga berprestasi. Adakah Dr. Zahraini,...

34 Tim Futsal Berlaga...

SIGLI – Sebanyak 34 tim se-Aceh berlaga untuk memperebutkan gelar juara Piala Ketua...

All New Honda BeAT...

BANDA ACEH - Sehubungan dengan peluncuran All New Honda BeAT series terbaru oleh...

Kapolri Luncurkan Digitalisasi Perizinan...

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meluncurkan sistem online single...
BerandaNewsTA Khalid: Usut...

TA Khalid: Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Warga Aceh di Jakarta

JAKARTA – Anggota DPR RI asal Aceh, T.A. Khalid, mendesak pihak berwenang mengusut tuntas kasus pembunuhan Imam Masykur (25), warga Aceh di Jakarta. Pemuda asal Desa Mon Kelayu, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, itu meninggal dunia setelah mengalami penyiksaan diduga dilakukan oknum anggota Paspampres berinisial Praka RM.

TA Khalid mengaku belum mengetahui kronologi kejadian tersebut. Namun, ketika awak media menanyakan tanggapannya, TA Khalid mengecam keras tindakan arogansi diduga dilakukan oknum Paspampres itu, dan meminta segera diusut tuntas.

“Kejadian ini sangat melukai hati kami warga Aceh. Apapun alasannya tidak dibenarkan tindakan main hakim sendiri, ini negara hukum,” kata Anggota Badan Legislasi DPR RI itu, Ahad, 27 Agustus 2023.

TA Khalid menegaskan apapun motif penganiayaan berujung penghilangan nyawa warga Aceh itu, pelaku harus segera diproses sesuai hukum berlaku.

Melansir merdeka.com, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), Mayjen Rafael Granada Baay, mengatakan Pomdam Jaya tengah melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

“Saat ini pihak berwenang yaitu Pomdam Jaya sedang melaksanakan penyelidikan terhadap dugaan adanya keterlibatan anggota Paspampres dalam tindak pidana penganiayaan,” kata Rafael kepada wartawan, Ahad (27/8).

Rafael menyampaikan saat ini oknum Paspampres terduga pelaku penganiayaan sudah ditahan di Pomdam Jaya. Rafael menuturkan oknum Paspampres tersebut akan dimintai keterangannya untuk kepentingan penyelidikan.

“Terduga saat ini sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk diambil keterangan dan kepentingan penyelidikan,” ujarnya.

Rafael memastikan oknum Paspampres tersebut akan diproses secara hukum apabila terbukti melakukan tindakan pidana penganiayaan kepada warga Bireuen. Rafael pun berharap agar permasalahan tersebut dapat segera terselesaikan.

“Apabila benar-benar terbukti adanya anggota Paspampres melakukan tindakan pidana seperti yang disangkakan di atas pasti akan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan hukum berlaku,” jelas Rafael.

“Kami mohon doanya semoga permasalahan ini dapat segera diselesaikan,” ucapnya.

Sebelumnya viral unggahan di media sosial yang menyebutkan pemuda asal Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen meninggal dunia karena diduga dianiaya salah satu anggota Paspampres. Korban diduga diculik dan disiksa terlebih dahulu.

Berdasarkan surat keterangan penyerahan mayat diterbitkan Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta, Kamis 24 Agustus 2023, yang tersebar di media sosial, disebutkan oknum pelaku yang melakukan tindakan penganiayaan diduga bernama Praka RM.

RM disebut berdinas di Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) Paspampres.[](red)

Baca juga: