LHOKSEUMAWE – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe telah menggelar debat publik perdana antarpasangan calon wali kota dan wakil wali kota di Gedung Serbaguna IAIN Lhokseumawe, Sabtu, 9 November 2024.

Tema debat perdana itu “Pengembangan infrastruktur, pembangunan ekonomi rakyat, dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan”.

Mengacu tema debat itu, empat pasangan calon wali kota (cawalkot) dan calon wakil wali kota (cawawalkot) Lhokseumawe diharapkan tidak hanya beradu gagasan tentang pengembangan infrastruktur dan pembangunan ekonomi rakyat, tapi juga soal tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Tema besar itu dibagi menjadi empat subtema.

Baca juga: Teuku Kemal Pasya: Debat Pertama Cawalkot Lhokseumawe Lebih Bermutu Dibandingkan Debat Cagub Aceh

Menurut Ketua KIP Lhokseumawe, Abdul Hakim, tema dan subtema debat publik perdana itu digodok oleh tim perumus dan disepakati bersama penghubung (LO) para paslon serta KIP.

Pantauan portalsatu.com/, saat berlangsung debat publik itu di antara empat paslon ada yang menyinggung soal tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Namun, Ketua KIP Lhokseumawe, Abdul Hakim ketika diwawancarai wartawan usai kegiatan itu enggan membeberkan soal jumlah dana untuk pelaksanaan debat publik. Dia malah minta wartawan menanyakan kepada event organizer (EO) debat terbuka tersebut.

“Kalau anggaran ini nanti bisa ditanyakan kepada EO, karena semua penyelenggaraan umum debat itu ditangani atau dilaksanakan oleh EO,” ujar Abdul Hakim.

Lihat pula: Ahli Pendidikan Politik: Program Empat Calon Wali Kota Lhokseumawe Sangat Mendasar, dan Debatnya Mendidik

Untuk diketahui, dana dikelola KIP Lhokseumawe dalam pelaksanaan tahapan Pilkada 2024—termasuk kebutuhan debat publik antarpaslon wali kota-wakil wali kota—bersumber dari APBK Lhokseumawe. Peraturan perundang-undangan mengamanahkan agar dana dari APBK dikelola secara akuntabel dan datanya dapat dibuka secara transparan (terbuka) kepada publik.

Lantas, mengapa KIP Lhokseumawe tidak transparan alias tak mau membuka dana debat publik saat ditanya wartawan?[](nsy)