SIGLI – Salah satu karyawan PT Fianda Malasi, Agusami, 45 tahun, kritis setelah tersetrum arus listrik saat memperbaiki jaringan daya yang terganggu di persimpangan Kecamatan Batee, Pidie, Kamis 28 Januari 2016, sekira pukul 08.00 WIB. Dia sempat dirawat di RS Citra Husada Sigli sebelum dirujuk ke RS Harapan Bunda, Banda Aceh.

Korban yang merupakan warga Gampong Utue, Kecamatan Pidie ini, sehari-hari bekerja sebagai tenaga pelayan teknis (Yantek) pada perusahan bidang pelayanan jaringan listrik.

Direktur PT. Fianda Malasi, H. Nurhadi MD, membenarkan bahwa korban adalah karyawannya yang pada hari naas itu bertugas memperbaiki aliran listrik rusak akibat bencana banjir di kawasan Batee. Nurhadi mengatakan musibah tersebut, terjadi saat korban tengah memperbaiki jaringan listrik di sebuah tiang. Tiba-tiba korban tersengat tegangan tinggi dan terpental jatuh.

“Korban yang mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki, langsung dilarikan ke RS Citra Husada. Setelah ditangani medis, korban harus dirujuk ke RS Harapan Bunda Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” katanya kepada portalsatu.com, Kamis 28 Januari 2016.

Nurhadi mengatakan biaya pengobatan korban sepenuhnya ditanggung PT Jamsostek.[](tyb)