LHOKSEUMAWE – Anggota DPR RI asal Aceh Khaidir Abdurrahman diisukan tertarik merebut kursi Aceh Utara-1 jika Partai Aceh (PA) mau mengusungnya pada pilkada 2017.

“Saya dengar, Khaidir ingin maju sebagai calon bupati Aceh Utara dengan catatan kalau dia diusung oleh PA,” kata satu sumber dari Partai Gerindra Aceh Utara kepada portalsatu.com, beberapa hari lalu.

Khaidir merupakan kader PA yang pada pemilu legislatif 2014 maju sebagai caleg DPR RI melalui Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan Aceh II. Mantan anggota DPRK Aceh Utara dari PA itu terpilih menjadi anggota DPR RI, dan kini tercatat sebagai anggota Komisi IX.

Menurut sumber tadi, Partai Gerindra Aceh Utara akan mendukung siapa pun bakal calon (balon) bupati yang diusung oleh PA.

Sementara itu, sumber portalsatu.com dari kalangan PA Aceh Utara menyebut Khaidir tidak masuk dalam daftar nama kader PA yang tengah dijaring untuk dipilih salah satunya menjadi balon bupati. “Sampai saat ini tampaknya calon kuat masih Cek Mad (Muhammad Thaib, Bupati Aceh Utara saat ini), tapi belum ditetapkan,” ujar sumber itu.

Dihubungi lewat telpon seluler, Selasa, 29 Maret 2016, sore, Khaidir menyebut ada usulan dari sebagian masyarakat agar dirinya maju sebagai balon bupati Aceh Utara. “Masyarakat berharap seperti itu, tapi kita masih ingin fokus di Senayan,” katanya.

“Saat ini, saya belum berminat menjadi kandidat untuk Aceh Utara-1. Saya tetap akan fokus menyelesaikan tugas-tugas saya sebagai anggota DPR RI, karena ini amanah dari masyarakat Aceh,” ujar Khaidir lagi.

Sebagai kader PA, Khaidir berharap partai lokal ini mengusung balon kepala daerah yang peduli terhadap rakyat miskin. “Calon pemimpin ke depan haruslah sosok yang peduli dengan agama dan peduli dengan penderitaan rakyat. Itu akan kita dukung penuh,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPW PA Aceh Utara Tengku Zulkarnaini Bin Hamzah mengatakan, pihaknya hingga kini belum menetapkan balon bupati. “Saya sebagai Ketua DPW PA Aceh Utara belum menetapkan ‘setengah’ orang pun sebagai calon bupati,” kata Tengku Ni, 25 Maret 2016.

Tengku Ni menyebut dalam waktu dekat ia akan menggelar rapat PA se-Aceh Utara, termasuk bermusyawarah dengan jajaran Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pase untuk memutuskan balon bupati.  

“Pastinya, PA akan mengusung calon bupati Aceh Utara pada pilkada 2017, dan calon itu adalah kader PA sendiri. Soal kapan akan kita tetapkan, kemungkinan sebelum dimulai tahapan pilkada sudah ada keputusan kita,” kata Tengku Ni. (Baca: Siapa Balon Bupati Aceh Utara dari PA? Ini Kata Tengku Ni)[] (idg)