LHOKSUKON – Banjir kembali merendam puluhan gampong di Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu dan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Rabu, 17 Oktober 2018. Ratusan warga di empat gampong dalam Kecamatan Matangkuli mulai mengungsi.
Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Sudia Karya kepada portalsatu.com/ menyebutkan, berdasarkan pantauan terakhir pukul 17.00 WIB tadi, terdapat 22 gampong yang terendam banjir. Yakni Gampong Alue Thoe, Ceubrek, Pante Pirak, Munye Pirak, Siren, Lawang, Hagu, Meuria, Mee, Tanjong Tgk. Ali, Punti Matangkuli, Teungoh Seulemak, Tanjong Tgk. Kari, Parang Siekureung, Leubok, Blang, Tanjong Haji Muda, Baroe, Alue Entok, Teupok Barat, Tanjong Babah Krueng dan Keude Matangkuli.
“Ada empat gampong yang warganya mulai mengungsi, yaitu Gampong Hagu 43 jiwa mengungsi ke masjid, Gampong Lawang 45 jiwa mengungsi ke gedung serbaguna setempat, Gampong Tanjong Haji Muda 110 jiwa mengungsi ke gedung serbaguna, dan Gampong Siren 35 jiwa mengungsi ke meunasah (musala). Kita terus memantau perkembangan banjir,” ujar Sudia Karya.
Kapolsek Tanah Luas, AKP Nurmansyah, secara terpisah mengatakan, terdapat lima gampong yang terendam banjir, yaitu Gampong Teupin Me, Blang, Tanjong Mesjid, Serba Jaman Baroe dan Rayeuk Kuta.
“Ketinggian air di pemukiman warga antara 30 hingga 50 centimeter. Di Gampong Rayeuk Kuta, warga mulai membuat dapur umum. Banjir juga merendam jalan lintas Kecamatan Matangkuli menuju Tanah Luas di Rayeuk Kuta,” kata Nurmansyah.
Informasi diterima portalsatu.com/, di Kecamatan Pirak Timu terdapat 12 gampong terendam. Di antaranya, gampong Rayeuk Pange, Asan Krueng Kreh, Bungong, Krueng dan lainnya.[]


