SUBULUSSALAM – Tim pendampingan daerah tata kelola program kesehatan masyarakat kerja sama Biro Perencanaan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU) turun ke Kota Subulussalam melakukan monitoring dan evaluasi Rencana Kerja (Renja) Dinkes Kota Subulussalam.
Kegiatan monitoring dan evaluasi Workshop I Dinkes Kota Subulussalam dilaksanakan selama tiga hari terhitung sejak 14-16 Juli 2022 di Hotel Hermes One. Peserta kegiatan ini diikuti delapan puskesmas selama dua hari, satu hari berikutnya peserta dari Dinas Kesehatan.
Pembina tim pendampingan daerah tata kelola program kesehatan masyarakat kerja sama Biro Perencanaan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan FKM USU, Prof. DR. Idayustina, M.Si mengatakan kegiatan monitoring dan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM tenaga kesehatan di Kota Subulussalam.

“Ini program kemenkes, kami dari FKM USU Medan, sebagai mitra dalam hal ini melaksanakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM Dinkes, meningkatkan mutu, managemen dalam menjalankan kegiatan,” kata Prof Ida.
Dijelaskan, dalam melaksanakan program ini, Kemenkes bekerja sama dengan 12 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia, termasuk PTN USU Medan lokasi kerja meliputi Sumatera Utara, Provinsi Riau dan Aceh.
Prof Ida mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Subulussalam sangat respon menyambut program Kemenkes terkait peningkatan mutu dan SDM tenaga kesehatan. Ia berharap, melalui workshop yang berlangsung selama tiga hati tersebut, dinkes dan puskesmas dapat menyusun rencana kerja yang lebih kreatif dan inivotif lagi ke depannya.
“Ini tantangan kepada mereka ke depan harus ada
Inovasi untuk memperbaiki, supaya program itu terintegrasi sesuai mekanisme dari Kemenkes,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Subulussalam, Munawaroh, S. Si, Apt, M. Kes berharap lewat pertemuan dengan Tim Kemenkes ini, dapat membekali SDM tenaga kesehatan, baik itu dari puskesmas maupun di lingkungan Dinas Kesehatan.
Ia menyebutkan kegiatan pendampingan tata kelola program kesehatan kerja sama Biro perencanaan dan anggaran Kementerian Kesehatan dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara jadi salah satu lokusnya itu Dinas Kesehatan Kota Subulussalam
Menurut Munawaroh, lewat pembekalan ini ke depan Renja Dinkes lebih terintegrasi dengan delapan puskesmas yang ada di Bumi Syekh
Hamzah Fansuri itu. Sehingga program nantinya bisa menjawab persoalan sektor kesehatan sesuai indikator-indikator yang telag ditentukan oleh Kemenkes.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan penandatanganan naskah Memorandum of Agreement (MoA) antara Kepala Dinas Kesehatan Kota Subulussalam, Munawaroh, S. Si, Apt, M. Kes dengan Dekan FKM USU Medan Prof. DR. Idayustina, M.Si.[]






