Rabu, Juli 24, 2024

Tinjau Venue PON XII,...

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie meminta rekanan terus memacu pekerjaan tiga venue yang...

Wali Nanggroe dan Mualem...

JAKARTA – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

Balai Syura: Perempuan Aceh...

BANDA ACEH - Balai Syura Ureung Inong Aceh dan seluruh elemen gerakan perempuan...

Pemko Subulussalam dan Pemkab...

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah...
BerandaBerita Banda AcehTim Pengadilan Tinggi...

Tim Pengadilan Tinggi ke PN Tipikor Banda Aceh, ‘Pertimbangan Hakim Harus Mantap’

BANDA ACEH – Empat Hakim Tinggi didampingi Panitera dan Sekretaris Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh melakukan pengawasan ke Pengadilan Tipikor/PHI Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, Senin-Selasa 26-27 Desember 2022.

Tim dipimpin Hakim Tinggi Syamsul Qamar, M.H., didampingi Dr. Taqwaddin, Firmansyah, M.H., dan M. Joni Kemri, S.H., serta didukung Ramdhani, S.H., Ridwan, S.H., M.H., dan Laila Bahtra Husein.

Ketua PN Banda Aceh, R. Hendral, M.H., yang membawahi Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) didampingi semua hakim serta pejabat struktural dan fungsionalnya menyambut ramah kedatangan tim pengawas dari PT Banda Aceh di Gedung Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

“Kami ingin mengetahui bagaimana realitas faktual pelaksanaan pelayanan peradilan di PN Banda Aceh meliputi semua aspek baik teknis yudisial, manajerial, kepaniteraan maupun aspek administrasi dan anggaran. Semua itu kami cermati untuk kami berikan feed back berupa solusi dan rekomendasi yang harus ditindaklanjuti oleh pimpinan dan semua warga PN Banda Aceh,” ujar Syamsul Qamar sebagai ketua Tim Pengawas menyampaikan maksud, tujuan, dan fungsi dilakukannya pengawasan.

Semua anggota tim dibagi tugas untuk mengawasi dan memeriksa bidang-bidang yang sesuai dengan kompetensinya sesuai Surat Tugas dari Ketua Pengadilan Tinggi (KPT).

“Secara umum kinerja PN Banda Aceh sudah baik. Pelayanan publik melalui PTSP pun cukup baik, sekalipun kondisi kantor masih bersifat sementara. Kami menemukan beberapa persoalan teknis yang harus ditindaklanjuti oleh pimpinan dan semua hakim PN Banda Aceh,” kata Syamsul Qamar yang belasan tahun lalu pernah berkarier sebagai hakim di PN tersebut.

“Saya minta kepada semua hakim dalam membuat amar putusan, mesti didukung dengan pertimbangan-pertimbangan yang mantap dan menjadi dasar amar putusan. Jangan kering. Silakan gunakan teori-teori hukum, jurisprudensi, hasil rapat pleno kamar, dan lain-lain. Sehingga, putusan yang anda berikan akan benar-benar adil dan bermanfaat bagi warga masyarakat,” tutur Syamsul Qamar.

Menyahuti saran dan solusi dari Hakim Tinggi Pengawas Daerah (Hatiwasda), Ketua PN Banda Aceh, R. Hendral, menegaskan akan menindaklanjuti semua rekomendasi yang disampaikan Tim Hatiwasda.

“Kami akan menindaklanjuti semua saran dan rekomendasi yang disampaikan oleh Tim Hatiwasda. Kami akan laksanakan dan koreksi semua kekurangan dalam waktu 7 hari kerja. Insya Allah,” ucap R. Hendral, hakim kelahiran 1970 itu.[](rilis)

Baca juga: