LANGSA – Mariana, 36 tahun, penduduk Lorong Tanjung, Dusun Mulia, Gampong (desa) Sungai Pauh Tanjung, Kecamatan Langsa Barat, akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya rumah tidak layak huni yang ditempatinya selama ini akan dibangun oleh Baitul Mal Kota Langsa.

Pembangunan rumah Mariana tersebut dilakukan setelah Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, SE, mendapat laporan dari Camat Langsa Lama, Zakaria dan Camat Langsa Kota Jamil Gade, Rabu, 6 April 2016. Usman langsung menuju ke rumah Mariana sekitar pukul 15.00 WIB.

Di lokasi, Usman merasa miris. Rumah Mariana hanya berlapiskan dinding dan atap yang terbuat dari rumbia lapuk. Posisi rumahnya pun sudah miring sehingga sama sekali tidak layak huni.

Wali Kota Langsa langsung menghubungi Kepala Baitul Mal, Alamsyah Abubakar, melalui telepon selulernya. Dia memerintahkan Alamsyah agar segera datang ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi rumah Mariana.

Di hadapan wali kota yang akrab disapa Toke Seuuem ini, Mariana mengaku sudah 10 tahun tinggal di rumah tersebut bersama tiga orang anaknya yang masih kecil. Dia juga sudah enam tahun ditinggal pergi suaminya. Mariana bekerja mencuci pakaian dengan penghasilan Rp150 ribu per bulan.

“Kita perintahkan kepada Kepala Baitul Mal segera membangun rumah Mariana ini, karena sama sekali tidak layak huni rumahnya itu dan sifatnya darurat,” ujar Usman, di sela-sela meninjau rumah warga tersebut.

Dia mengatakan Pemko Langsa sangat konsisten dan peduli dengan masyarakat miskin yang rumahnya tidak layak huni seperti ini. Karenanya, bagi yang mengetahui dan melihat bahwa ada masyarakat yang tinggal di rumah yang tidak layak segera laporkan.

“Laporkan ke saya kalau ada melihat masyarakat yang rumahnya benar-benar tidak layak huni. Insya Allah, saya akan turun langsung untuk melihatnya karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk peduli terhadap sesama manusia,” ujarnya.

Sementara Mariana mengucapkan terima kasih kepada wali kota yang datang langsung untuk melihat kondisi rumahnya. Apalagi pengerjaan rumah ini langsung dilakukan kemarin oleh pihak Baitul Mal Langsa. Dia mengaku sudah lama memberitahukan kepada geuchik setempat mengenai kondisi rumah tersebut. Namun tidak ada respon sama sekali dari pemerintah saat itu.

“Alhamdulillah, atas perintah Pak Wali Kota, Baitul Mal sudah mulai membangun rumah saya dan berharap beliau (wali kota-red) bisa terpilih lagi sebagai Wali Kota Langsa,” ujarnya.[](tyb)