ACEH JAYA – Hujan deras yang mengguyur  Kabupaten Aceh Jaya, Senin (kemarin), menyababkan banjir yang merendam 29 desa di tujuh kecamatan dengan jumlah korban terdampak 2.501 KK.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (Kalak BPBA), Teuku Ahmad Dadek, mengatakan, berdasarkan data yang diperoleh terdapat tujuh kecamatan di Aceh Jaya terkena dampak banjir. Yaitu, Kecamatan Darul Hikmah, Pasie Raya, Panga, Setia Bakti, Teunom, Krueng Sabee, dan Sampoiniet.

“Banjir itu disebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur sebagian Kabupaten Aceh Jaya sekitar pukul 16.37 WIB dan menyebabkan genangan air sekitar pukul 20.45 WIB malam, Senin (kemarin). Dampak kerusakan lainnya masih dalam tahap pendataan,” kata  Ahmad Dadek dalam keterangannya diterima portalsatu.com/, Selasa, 16 Oktober 2018.

Menurut Dadek, korban terdampak di Kecamatan Darul Hikmah berada di Gampong Masen sebanyak 102 KK, 357 jiwa, Babah Dua 132 KK, 432 jiwa, Teupin Asan 50 KK, 180 jiwa, Alue Gajah 55 KK, 185 jiwa, Gampong Baro L 96 KK, 352 jiwa, Panton Krueng 104 KK, 395 jiwa, Krueng Tho 57 KK, 183 jiwa.

Kecamatan Pasie Raya terdiri dari Gampong Tuwi Kareung 135 KK, 257 jiwa, Pulo Tinggi 51 Kk, 156 jiwa, Lhok Guci (40 Kk, 164 jiwa, Tuwi Peuriya 124 kk, 207 jiwa, Timpleung 120 Kk, 410 jiwa. Selanjutnya, Kecamatan Panga yakni Gampong Tuwi Empeuk 98 Kk, 271 jiwa, Gunong Buloh 86 Kk, 250 jiwa, Gunong Meulinteung 40 Kk, 90 jiwa, Gunong Mantok 90 Kk, 210 jiwa, Alue Abet 30 Kk, 105 jiwa.

Ahmad Dadek menambahkan, Kecamatan Teunom terdiri Gampong Kubu 50 kk, 180 jiwa, Seumira 65 kk, 260 jiwa, Alue Meuraksa 94 kk, 376 jiwa, Blang Baro 140 kk, 560 jiwa, dan Kecamatan Setia Bakti di Gampong Lhok Bot 136 kk, 456 jiwa, Pante Kuyun 223 kk, 761 jiwa, Sapek 173 kk, 629 jiwa, Gunong Meunasah 139 kk, 460 jiwa, Paya Laot 71 kk, 232 jiwa.

Menurut Dadek, warga Gampong Tuwi Kareung, Kecamatan Pasie Raya, mengungsi ke rumah saudara yang berdekatan, dan masyarakat di Gampong Lhok Guci dan Tuwi Peuriya mengungsi ke masjid setempat.

“Upaya yang dilakukan tim BPBK terus memantau kondisi debit air hingga saat ini dan monitoring daerah rawan banjir, terus mendata korban terdampak banjir di setiap kecamatan,” ujar Dadek.[]