IDI RAYEK – Anggota Komisi C DPRK Aceh Timur Sofiyan Affan, M.Pd., meminta pemerintah setempat segera mencairkan dana tunjangan sertifikasi guru.
Sofiyan mengaku menerima keluhan sejumlah guru. Pasalnya tunjangan sertifikasi guru triwulan III dan IV belum dibayar. “Seharusnya September atau Oktober lalu para guru sudah bisa menerima tunjangan yang anggarannya berasal dari APBN itu. Ini patut dipertanyakan di mana anggaran itu tersumbat,” ujar Sofiyan kepada portalsatu.com, Kamis, 22 Desember 2016.
Politikus Partai NasDem ini mendesak Disdik dan Bagian Keuangan Pemkab Aceh Timur segera mencairkan tunjangan sertifikasi guru. “Kasihan guru-guru ini. Kami minta Disdik dan (bagian) keuangan segera menyelesaikan verifikasi administrasi dan secepatnya dicairkan,” katanya.
Menurut Sofiyan, jika pencairan tunjangan sertifikasi itu terus berlarut-larut, dikhawatirkan berdampak melemahnya kinerja guru sehingga mutu pendidikan di kabupaten ini diragukan kualitasnya.
“Dampaknya nanti kepada mutu pendidikan. Kita telah menilai mutu pendidikan di Aceh Timur tahun lalu sangat merosot dibandingkan kabupaten lain. Apakah keadaan ini tetap bertahan pada tahun berikutnya,” kata Sofiyan.
Sebagai wakil rakyat, politisi muda ini berharap Pemkab Aceh Timur segera mencari solusi agar segala permasalahan bidang pendidikan secepatnya diselesaikan.
“Carilah solusi dengan bijak sehingga tidak ada yang dirugikan, terlebih lagi menyangkut dengan hak dan upah guru dalam bentuk apa pun,” pungkas Sofiyan.[] (*sar)



