BIREUEN – Ratusan honorer tenaga kesehatan dan teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar unjuk rasa di halaman Kantor Pusat Pemerintah setempat, Selasa, 14 Januari 2025.

Mereka menuntut pemerintah untuk mengangkat honorer R2 dan R3 sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu.

Kedatangan honorer yang didominasi tenaga kesehatan itu disambut oleh Plh. Sekda Bireuen, Hanafiah, Plt. Asisten III, Azhari, dan Kepala BKPSDM, Zaldi.

Koordiantor aksi, Aulia Rahmi dalam tuntutannya meminta agar honorer R2 dan R3 harus diangkat menjadi PPPK penuh waktu dan menolak PPPK paruh waktu.

Salah seorang peserta aksi, Jamal, A.Md.Kep., meminta perhatian pemerintah untuk tenaga honorer yang belum lulus PPPK agar segera diangkat menjadi PPPK penuh waktu.

“Kami sudah mengabdi, ada yang 20 tahun, 17 tahun, 10 tahun, dan ada yang 5 tahun, namun tidak lulus PPPK penuh waktu,” ucap Jamal.

Plh. Sekda Bireuen, Hanafiah di hadapan peserta aksi mengatakan pihaknya menampung semua aspirasi para honorer untuk disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah sedang mencari solusi, agar semua honorer R2 dan R3 diangkat menjadi PPPK penuh waktu,” tutur Hanafiah.

Hanafiah meminta para honorer di lingkungan Pemkab Bireuen agar bersabar, karena pemerintah sedang melakukan pendataan secara menyeluruh untuk kebutuhan pengangkatan PPPK.

“Pemerintah sedang mengupayakan pengangkatan PPPK penuh waktu secara bertahap,” ucap Hanafiah.[](A. Halim)