Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaNewsPendidikanUnimal Ambil Alih...

Unimal Ambil Alih Akper Pidie

LHOKSEUMAWE – Universitas Malikussaleh (Unimal) secara resmi mengambil alih Akademi Keperawatan (Akper) Pidie setelah Bupati Roni Ahmad alias Abu Syik dan Rektor Dr. Herman Fithra, ASEAN.Eng., menandatangani berita acara serah terima.

Kini semua personel, sarana dan prasarana, serta pendanaan Akper Pidie menjadi milik dan tanggung jawab Unimal. Proses penyerahan aset Akper itu berlangsung di Pendopo Pidie di Sigli, Selasa, 23 Maret 2021. Selain Bupati Pidie dan Rektor Unimal, proses itu juga turut disaksikan para pejabat dari kedua lembaga, termasuk Direktur Akper Pidie Rahmi Inayati, M.Kes.

Herman Fithra menyebutkan penyerahan pengelolaan Akper merupakan bukti kepercayaan Pemerintah Pidie terhadap kinerja Unimal selama ini. “Ini menjadi sejarah baru, Unimal sudah memiliki Kampus di Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Pidie,” ujar Herman dalam keterangannya, Rabu, 24 Maret 2021.

Menurut Herman, Akper Pidie bisa disinergikan dengan Fakultas Kedokteran Unimal. Dosen di Fakultas Kedokteran bisa mengajar di Akper meski jumlah tenaga pengajar dengan spesifikasi keperawatan tidak banyak di Unimal. “Dosen di Akper yang memenuhi ketentuan pendidikan, nanti juga bisa mengajar di Unimal,” tuturnya.

Herman mengharapkan penerimaan mahasiswa Akper sudah bisa dilakukan tahun ini. Proses penerimaan tidak hanya dilakukan di Sigli, tetapi juga di Lhokseumawe.

Sementara itu, Abu Syik mengharapkan Unimal bisa mengembangkan Akper Pidie menjadi lembaga pendidikan yang mandiri dan melahirkan tenaga keperawatan. “Saya serahkan Akper ini demi masa depan generasi muda Pidie. Semoga lebih maju dari sebelumnya,” ujarnya.

Dia juga mengkritisi sistem pendidikan yang hanya melahirkan pengangguran. Abu Syik mengaku sering didatangi sarjana yang meminta pekerjaan. “Harusnya mereka bisa membuka lapangan kerja, bukan mencari pekerjaan di pemerintahan,” kritik Abu Syik.

Rektor Unimal dan rombongan juga mengunjungi gedung Akper yang disambut gembira para dosen dan tenaga kependidikan. Kedatangan Rektor bersama Pembantu Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Dr. Mukhlis, Pembantu Rektor IV Bidang Kerja Sama, Dr. Azhari, serta Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Asri AT, M.T.

Direktur Akper Pidie, Rahmi Inayati, mengaku sengaja tidak memberitahukan kedatangan Rektor Unimal dan rombongan kepada dosen dan tenaga kependidikan. “Biar ada kejutan,” ujar Rahmi.

Menurut Rahmi, pengalihan Akper Pidie kepada Unimal memberikan kepastian terhadap masa depan Akper. Beberapa tenaga kependidikan yang sebelumnya mau pindah kelembagaan, menjadi bersemangat lagi mengabdi di Akper Pidie. “Semoga setelah dikelola Unimal, Akper bisa lebih berkembang,” ucapnya.[] (*)

Baca juga: