BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala membuka Posko Unsyiah Terintegrasi Peduli Banjir Bandang Aceh Tenggara, di Pintu Masuk Kopelma Darussalam, Banda Aceh.

Ahlul Hafriandi selaku Koordinator Posko mengatakan, kegiatan posko tersebut terdiri dari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Unsyiah yang peduli bencana banjir bandang Aceh Tenggara. 

“Jadi Ormawa yang ada di Universitas Syiah Kuala seperti UKM, BEM Universitas Syiah Kuala, BEM Fakultas Universitas Syiah Kuala, bersatu untuk satu nama, yaitu Universitas Syiah Kuala. Ini kami peduli dengan membawa nama Universitas Syiah Kuala,” kata Ahlul Hafriandi, Rabu, 19 April 2017.

Ahlul mengatakan, adapun bantuan yang diterima dapat berupa makanan, pakaian layak pakai, donatur finansial, obat-obatan, keperluan rumah tangga, dll. sesuai dengan kebutuhan para korban banjir bandang.

“Banyak korban di sana yang membutuhkan makanan, pakaian layak pakai, serta obat-obatan, kebutuhan rumah tangga,” kata Ahlul Hafriandi.

Ormawa Unsyiah ini rencananya akan membuka posko hingga hari Jumat. Meski tidak membuka posko di lokasi bencana, mereka akan bekerja sama dengan IPMAT (Ikatan Pemuda Mahasiswa Aceh Tenggara) dan beberapa hari tinggal di sana.

“Sudah terlaksana dua hari tanggal 18 sama 19, rencananya sampai hari Jumat. Rencananya kami akan mengantarkan bantuan pada hari Senin-Rabu,” kata Ahlul Hafriandi.

“Untuk posko di lapangan tidak ada, tetapi kami merencanakan bekerja sama dengan paguyuban IPMAT. Jadi, yang membuka posko di sana itu paguyuban IPMAT sendiri. Kita akan bekerja sama dengan IPMAT dan akan membuka posko di sana,” katanya lagi.

Selain menerima bantuan barang dan makanan, posko Unsyiah juga menerima bantuan finansial yang dapat dikirimkan ke nomor rekening di bawah ini. Rekening Mandiri Syariah: 7072665796 atas nama Quratul Aini atau hubungi nomor 085358409318 Quratul Aini dan 082365355566 Ahlul Hafriandi.[] (*sar)

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala membuka Posko Unsyiah Terintegrasi Peduli Banjir Bandang Aceh Tenggara. Posko ditempatkan di pintu masuk Kopelma Darussalam, Banda Aceh.

Ahlul Hafriandi selaku Koordinator Posko mengatakan, kegiatan posko tersebut terdiri dari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Unsyiah yang peduli bencana banjir bandang Aceh Tenggara. 

“Jadi Ormawa yang ada di Universitas Syiah Kuala seperti UKM, BEM Universitas Syiah Kuala, BEM Fakultas Universitas Syiah Kuala, bersatu untuk satu nama yaitu Universitas Syiah Kuala. Ini kami peduli dengan membawa nama Universitas Syiah Kuala,” kata Ahlul Hafriandi, Rabu, 19 April 2017.

Bantuan yang diterima dapat berupa makanan, pakaian layak pakai, donatur finansial, obat-obatan, dan keperluan rumah tangga. Semua bantuan disesuaikan dengan kebutuhan para korban banjir bandang.

“Di mana banyak korban di sana yang membutuhkan makanan, pakaian layak pakai, serta obat-obatan, kebutuhan rumah tangga,” kata Ahlul Hafriandi.

Ormawa Unsyiah ini rencananya akan membuka posko hingga hari Jum'at. Meski tidak membuka posko di lokasi bencana, tetapi mereka akan bekerja sama dengan IPMAT (Ikatan Pemuda Mahasiswa Aceh Tenggara) dan beberapa hari tinggal di sana.

“Sudah terlaksana dua hari, tanggal 18 sama 19, rencananya sampai hari Jum'at. Rencana kami akan mengantarkan bantuan yaitu hari Senin-Rabu,” kata Ahlul Hafriandi.

“Untuk posko di lapangan tidak ada, tetapi kami merencanakan bekerja sama dengan paguyuban IPMAT. Jadi yang membuka posko di sana itu paguyuban IPMAT sendiri. Kita akan bekerja sama dengan IPMAT dan akan membuka posko di sana,” katanya lagi.

Dia mengatakan posko Unsyiah juga menerima bantuan finansial yang dapat dikirimkan ke nomor rekening Mandiri Syariah, 7072665796, atas nama Quratul Aini. Penyumbang juga bisa menghubungi nomor 085358409318 an Quratul Aini dan 082365355566 an Ahlul Hafriandi.[]