BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan dirinya tidak berniat membuat para pihak tidak nyaman terkait pernyataannya tentang “Kita selalu dihempang di DPRA” sebagaimana dimuat salah satu surat kabar hari ini, Minggu, 20 Agustus 2017.

“Tidak benar DPR Aceh menghempang program Pemerintah Aceh, apalagi selama dua bulan perjalanan pemerintahan Irwandi-Nova hubungan pemerintah dan DPRA sangat baik,” kata Nova Iriansyah via WhatsApp yang dikirim Minggu sore, 20 Agustus 2017.

Baca: Wakil Parnas Diminta Tidak Provokatif di Aceh

Sebelumnya, saat menghadiri Rapat Kerja Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Aceh di Hotel The Pade, Aceh Besar, Nova Iriansyah menyampaikan, “sudah ada gejala kita selalu dihempang DPRA. Sudah mulai ada gejala, single majority itu digunakan untuk menghambat program-program yang sudah kita susun dengan baik.”

“Tidak benar ada single majority  di DPR Aceh karena semua masalah dapat dimusyawarahkan dengan baik, termasuk dengan Pemerintah Aceh,” kata Nova.

Atas pernyataan tersebut Nova meminta maaf kepada seluruh masyarakat Aceh, kepada lembaga DPRA, pimpinan dan seluruh anggota DPRA.

“Sungguh saya tidak berniat membuat para pihak tidak nyaman,” lanjut Nova.[]