SUBULUSSALAM – Pemko Subulussalam belum membuka penerimaan tenaga honorer secara resmi. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Subulussalam Drs. Salmaza, Sabtu, 20 Februari 2016. Menurut Salmaza, pihaknya sampai saat ini masih menunggu Peraturan Menteri tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ketika nantinya sudah ada keputusan tentang penerimaan atau perekrutan tenaga honorer dan tenaga kontrak, kata Salmaza, Pemko Subulussalam akan menyesuaikan dengan kebutuhan SKPK-SKPK. Ini akan kami priorotaskan agar jangan menjadi fitnah, ujar Salmaza.
Terakit infomasi diterima salah seorang anggota DPRK bahwa sebagian kepala SKPK sudah menerima tenaga honorer, Salmaza menegaskan secara resmi Pemko Subulussalam belum membuka penerimaan atau pererutan .
Salmaza menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti masukan dari DPRK Subulussalam terkait penerimaan tenaga honorer jika sudah ada keputusan resmi dari wali kota nantinya. Apa yang direkomendasikan dewan dan semua kalangan terhadap pemerintah akan kami tindaklanjuti, kata wakil wali kota ini.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Subulussalam, H. Damhuri, S.P. M.M., juga mengatakan, sejauh ini belum ada keputusan wali kota terkait penerimaan tenaga honorer Sampai sekarang masih dalam pertimbangan, dan kita juga belum tahu jumlah yang akan direkrut, karena belum ada keputusan sampai sekarang, ujarnya.[] (idg)
Laporan Wahda


