SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti, SH menyurati Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo atau Jokowi terkait kerusakan badan jalan nasional Subulussalam – Medan tepatnya di Kabupaten Pakpak Bharat.
Dalam salinan surat yang dikirim Kabag Humas Setdako Subulussalam, Hamdansyah SE MM kepada portalsatu.com/, Kamis, 15 Februari 2018 disebutkan beberapa alasan Wali Kota Merah Sakti menyurati presiden terkait kondisi badan jalan nasional rusak berat namun tak kunjung diperbaiki.
Pada poin pertama dijelaskan kerusakan badan jalan dimaksud berada di Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatra Utara. Akses tersebut merupakan satu-satunya menuju Medan, Sumatera Utara dilalui delapan kabupaten/kota masing-masing Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Abdya, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Kota Subulussalam.
“Kondisi kerusakan badan sudah sangat parah, berlubang di banyak tempat di beberapa kilometer,” bunyi surat bernomor 620/059.a/2018 itu.
Disebutkan, dalam kondisi hujan, lubang besar itu ditutupi genangan air sehingga sulit menebak kedalaman lubang, sehinga tak jarang kendaraan roda empat dan dua kerap terperangkap di sana.
Merah Sakti mengatakan dalam dua tahun terakhir tidak ada terlihat upaya perbaikan dan pemeliharaan dari Kantor Balai Jalan Nasional atau Satker/PPK terkait kondisi kerusakan badan jalan tersebut.
Kondisi ini terkesan pembiaran tanpa ada upaya penanganan sama sekali. Padahal, akses ini merupakan badan jalan nasional yang seharusnya mendapat perhatian serius dari pihak terkait.
“Maka kami mohon bantuan bapak untuk dapat memperhatikan kondisi ruas jalan ini. Perbaikan ini akan menghasilkan keamanan dan kenyamanan berlalu lintas,” bunyi surat itu.
“Dan mencegah terjadinya kecelakaan dan menghemat waktu jarak tempuh Subulussalam – Medan,” kata Wali Kota Merah Sakti.
Kabag Humas Hamdansyah menambahkan surat permohonan perbaikan jalan Pakpak Bharat itu diantar langsung Wali Kota Merah Sakti kepada Presiden Jokowi di Jakarta.[]




