LHOKSUKON – Masyarakat Kemukiman Matang Linga mengancam akan memblokir jembatan penghubung di Gampong Pucok Alue, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. Pasalnya, jembatan penghubung 24 gampong tersebut kerap memakan korban jiwa.
“Kami minta pemerintah melalui dinas terkait segera memperbaiki jembatan tersebut, mengingat kondisinya sudah lapuk dan tidak layak pakai. Bahkan jembatan ini kerap memakan korban jiwa,” kata Ketua Forum Petani Kemukiman Matang Linga, Diki Irawan, Kamis 14 Juli 2016.
Ia menyebutkan, saat ini masyarakat sangat kesulitan untuk mengangkut hasil tani dan material bangunan. Kondisi itu terjadi karena jembatan sulit dilintasi mobil dan truk.
“Kondisi jembatan sudah sangat memprihatinkan dan ini sudah berlangsung puluhan tahun. Jika pemerintah tidak segera melakukan perbaikan, maka masyarakat Kemukiman Matang Linga akan menutup jembatan dengan menanam pohon kelapa di lokasi,” ujar Diki.
Geuchik Keude Meunje Peut, Kecamatan Baktya, M. Yahya mengatakan, jembatan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat dari 24 gampong. “Kami harap jembatan segera diperbaiki,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Baktiya Abdurrahman secara terpisah menyebutkan, pihaknya telah mengusulkan perbaikan jembatan tersebut kepada Pemkab Aceh Utara. “Kabarnya jembatan itu akan dibangun dengan APBK Perubahan. Sebagai Muspika saya juga terus berupaya mencarikan solusi agar jembatan itu segera diperbaiki pemerintah,” pungkasnya.[]


