BANDA ACEH – Narkoba saat ini sudah dimanfaatkan untuk pengganti “senjata” guna melemahkan sebuah negara, dia perang yang dicipta bukan dengan senjata.

Hal itu disampaikan Pemateri perdamaian yang juga Dekan Fakultas Hukum Universitas Abulyatama Wiratmadinata,MH saat menyampaikan materi “Kewaspadaan Nasional” bertajuk “Optimalisasi Forum-Forum sebagai upaya Deteksi Dini, cegah konflik dan radikal serta kerukunan ummat bergama”, Rabu 27 September 2017 di Aula Setdakab, Meulaboh, Aceh Barat. 

“Sekarang Narkoba bukan lagi hanya sekedar kesehatan yang dapat merusak jiwa, tetapi “Narkoba” bisa digunakan untuk melumpuhkan sebuah negara,sehingga semua elemen perlu mengawasi dan menghambat narkoba,” kata Wiratmadinata.

Kata Wira, Narkoba jangan lagi dianggap sekedar “kejahatan”, tetapi juga menjadi strategi moderen untuk melumpuhkan sebuah negara.

“Seluruh masyarakat Aceh harus menghalau gerakan ini, karena mencegah narkoba juga bagian ketahanan negara,” ujar Wira.

Dijelaskan, ketahanan negara bukan sekedar urusan aparat pemerintah, 

TNI, dan Polri, tetapi harus menjadi tanggungjawab seluruh masyarakat, karena kertahanan negara adalah sebuah sistem yang baik.

“Kita harapkan bersama rakyat menyadari betul akan fungsi dan perannya dalam mempertahankan negara,” demikian Wiratmadinata.

Acara tersebut dipandu Sekretaris Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Nasir Zalba, sementara pembicara lainnya Akademisi Mukhlisuddin Ilyas dan Kepala Kesbangpol Aceh Barat Drs H Teuku Syamsul Alam.[]