Ketika Risalah Islam disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umat manusia, sedang Risalah itu berdasarkan dari wahyu berupa Alquran, maka manusiapun terbagi menjadi tiga kelompok. Pertama, yang beriman. Kedua, mengingkari (bersikap kufur, menutupi kebenaran), dan ketiga, bersikap nifaq, bermuka dua atau munafiq.
Dalam merespons negatif isi ajaran Alquran dan apa yang dibawa Nabi Muhammad SAW, mereka pernah meminta beberapa hal berikut:
Pertama, mereka meminta agar mata air dipancarkan dari segala tempat di sekitar mereka. Kedua, mereka meminta agar Nabi kita memiliki kebun kurma dan anggur lalu dimunculkan sungai-sungai dari tengah kebun tadi. Ketiga, mereka meminta dijatuhkan potongan langit ke atas kepala mereka. Keempat, meminta dapat melihat Allah dan malaikat secara nyata dan langsung di hadapan mereka. Kelima, meminta Nabi memiliki istana dan mahligai yang memenuhi tempat mereka. Keenam, meminta Nabi Muhammad agar bisa terbang dan melintasi istana tersebut. Ketujuh, mereka juga meminta Alquran diturunkan berupa lembaran yang bisa mereka baca langsung.
Dan Allah memang tidak memberikan kemampuan di atas kepada Nabi Muhammad. Sebab, bila permintaan itu diperturutkan, mereka tetap tidak akan beriman. “Aku hanya seorang utusan,” kata Nabi kita. “Kenapa bukan malaikat yang diutus kepada kami?”. Lalu kata Allah dalam firman-Nya: “Bila di bumi ini dipenuhi oleh aktivitas malaikat, maka Kami akan utus malaikat-malaikat dari langit sebagai Rasul”.
Demikianlah sepenggalan Berita Alquran yang mulia, yang tercantum dalam Surat Al Isra', ayat 90-95. Semoga menambah rasa iman kita terhadap ajaran Nabi Muhammad SAW.[]
Penulis: Taufik Sentana, yang selalu faqir akan IlmuNya.


